"Trump Ancam Bombardir Gunung Pickaxe, Situs Nuklir Bawah Tanah Iran Jadi Sorotan"
Trump Bidik Gunung Pickaxe, Benarkah Iran Sembunyikan Ribuan Sentrifugal Nuklir?
Citra satelit menunjukkan terowongan pintu masuk di Gunung Pickaxe di Iran
Sesuaikan Ukuran Baca
588
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali meningkatkan tekanan terhadap Iran dengan mengancam akan melancarkan serangan ke Gunung Pickaxe, sebuah kawasan yang diyakini menjadi lokasi kompleks nuklir bawah tanah di dekat fasilitas Natanz. Trump menyatakan serangan dapat dilakukan dalam waktu dekat apabila diperlukan.
Diduga Jadi Lokasi Pemindahan Sentrifugal Nuklir
Trump mengungkapkan adanya dugaan bahwa Iran telah memindahkan ribuan sentrifugal pengayaan uranium ke dalam kompleks bawah tanah tersebut. Meski demikian, ia mengakui Washington belum memiliki bukti atau konfirmasi resmi terkait pemindahan itu. Pernyataan tersebut muncul setelah laporan intelijen Israel menyebut aktivitas pemindahan peralatan nuklir ke kawasan Gunung Pickaxe berlangsung sejak tahun lalu.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Fasilitas Strategis dengan Perlindungan Maksimal
Citra satelit menunjukkan terowongan pintu masuk di Gunung Pickaxe di Iran
Gunung Pickaxe, yang secara resmi dikenal sebagai fasilitas Shahid Alimohammadi atau Kuh-e Kolang Gaz La, berada sekitar 1,5 kilometer di selatan kompleks pengayaan uranium Natanz, Provinsi Isfahan. Kompleks ini dibangun jauh di dalam pegunungan dengan jaringan terowongan yang diperkirakan mencapai lebih dari 100 meter di bawah permukaan batuan granit, sehingga dirancang untuk menahan serangan bom penghancur bunker.
Diduga Menjadi Bagian Program Nuklir Iran
Sejumlah badan intelijen Barat menduga fasilitas tersebut disiapkan sebagai lokasi pengayaan uranium yang tidak diumumkan atau sebagai tempat produksi sentrifugal canggih untuk memperkuat program nuklir Iran. Namun, pemerintah Iran menegaskan kompleks itu hanya digunakan untuk perakitan dan manufaktur sentrifugal sebagai pengganti fasilitas permukaan yang sebelumnya rusak akibat serangan.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Iran Tegaskan Program Nuklir Diawasi IAEA
International Atomic Energy Agency
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi membantah tudingan mengenai keberadaan fasilitas pengayaan uranium rahasia. Ia menegaskan seluruh aktivitas nuklir negaranya berada di bawah pengawasan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dan tidak ada lokasi pengayaan yang disembunyikan dari pengawas internasional.
Potensi Eskalasi Konflik
Ancaman terbaru Trump menambah ketegangan hubungan Washington dan Teheran di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap perkembangan program nuklir Iran. Para analis menilai Gunung Pickaxe memiliki nilai strategis tinggi karena lokasinya yang sangat terlindungi, namun juga menjadi target yang sangat sulit dihancurkan melalui serangan udara konvensional akibat konstruksi bawah tanahnya yang ekstrem. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar