KZB ArmyLook R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

AS Lanjutkan Serangan Udara ke Iran Selama Tujuh Malam Berturut-turut, Ketegangan Kawasan Timur Tengah Kian Memanas

Geopolitics

"Perang Memanas! AS Kembali Hantam Iran, Selat Hormuz Terancam Lumpuh"

Serangan Udara AS ke Iran Berlanjut 7 Hari, Ketegangan Kawasan Mencapai Titik Kritis
Gambar yang dibagikan pada hari Jumat menunjukkan jembatan yang rusak di provinsi Hormozgan, Iran selatan
Gambar yang dibagikan pada hari Jumat menunjukkan jembatan yang rusak di provinsi Hormozgan, Iran selatan
Sesuaikan Ukuran Baca
684
KZB ArmyLook R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Teheran - Militer Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangkaian serangan udara terhadap sejumlah target di Iran pada malam ketujuh berturut-turut, menandai eskalasi konflik yang terus berlanjut setelah Presiden Donald Trump menyatakan bahwa perjanjian gencatan senjata sementara telah berakhir.

Komando Pusat Amerika Serikat (US Central Command/CENTCOM) menyatakan operasi tersebut menyasar berbagai fasilitas strategis militer Iran, meliputi lokasi pengawasan, infrastruktur logistik militer, gudang penyimpanan senjata bawah tanah, hingga kemampuan maritim. Operasi itu disebut berakhir sekitar pukul 21.30 waktu setempat dengan melibatkan pesawat tempur, pesawat nirawak (drone), kapal perang, serta berbagai aset militer lainnya.


AS Lanjutkan Serangan Udara ke Iran Selama Tujuh Malam Berturut-turut, Ketegangan Kawasan Timur Tengah Kian MemanasSebuah gambar diam dari video yang dirilis pada 14 Juli 2026 dikatakan menunjukkan sebuah drone diluncurkan oleh Iran dari lokasi yang tidak diketahui untuk menyerang posisi AS di pangkalan Azraq di Yordania 


Di sisi lain, Iran mengklaim telah melakukan serangan balasan dengan menargetkan sejumlah sekutu AS di kawasan Teluk. Kuwait menyatakan sistem pertahanan udaranya berhasil menghadapi serangan rudal dan drone yang disebut berasal dari Iran, sementara Yordania melaporkan telah mencegat sedikitnya 10 rudal Iran yang melintas di wilayah udaranya tanpa menimbulkan kerusakan.

Ketegangan juga meluas ke jalur pelayaran internasional. Kantor berita pemerintah Iran, Fars, melaporkan dua kapal tanker minyak meledak dan terbakar saat melintasi jalur yang disebut dipenuhi ranjau di bagian selatan Selat Hormuz. Namun, CENTCOM membantah laporan tersebut dan menyebut klaim Iran tidak sesuai fakta.

Space Available Jogja R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Selat Hormuz, yang dilalui sekitar seperlima minyak dunia yang diangkut melalui laut, telah menjadi titik fokus meningkatnya ketegangan AS-Iran
Selat Hormuz, yang dilalui sekitar seperlima minyak dunia yang diangkut melalui laut, telah menjadi titik fokus meningkatnya ketegangan AS-Iran

Situasi keamanan di Selat Hormuz, yang menjadi jalur vital distribusi energi dunia dan dilalui sekitar seperlima pasokan minyak serta gas alam cair global, dilaporkan semakin terganggu. Aktivitas pelayaran di kawasan itu mengalami perlambatan akibat meningkatnya serangan balasan antara kedua negara.

Media pemerintah Iran juga melaporkan terdengarnya ledakan di sejumlah wilayah, termasuk Kota Yazd di Iran bagian tengah, Pulau Qeshm, serta kawasan Pelabuhan Bandar Abbas yang berada di dekat Selat Hormuz.

Sebelumnya, angkatan bersenjata Iran mengumumkan telah menyerang sejumlah fasilitas militer AS di Kuwait, Bahrain, Yordania, dan untuk pertama kalinya di Suriah. Klaim tersebut dibantah oleh pemerintah Amerika Serikat.

HASKARA TRANS R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Peralatan militer yang menjadi sasaran di lokasi yang tidak diketahui, selama apa yang dikatakan CENTCOM sebagai serangan terhadap Iran, dalam cuplikan layar ini yang diambil dari video yang dirilis pada 15 Juli 2026
Peralatan militer yang menjadi sasaran di lokasi yang tidak diketahui, selama apa yang dikatakan CENTCOM sebagai serangan terhadap Iran, dalam cuplikan layar ini yang diambil dari video yang dirilis pada 15 Juli 2026

Pejabat Kuwait sebelumnya mengungkapkan bahwa serangan drone Iran menyebabkan sejumlah personel militernya terluka serta merusak fasilitas pembangkit listrik dan instalasi desalinasi air. Sementara itu, sejumlah sumber yang dikutip CBS News menyebut beberapa personel militer AS juga mengalami luka dalam serangan Iran terhadap dua pangkalan Amerika di Yordania pada pekan lalu.

Washington turut membantah tuduhan Teheran yang menyebut serangan AS menyasar infrastruktur sipil, termasuk jembatan, stasiun kereta api, dan bandara. Menurut pemerintah AS, seluruh operasi dilakukan secara eksklusif terhadap sasaran militer, termasuk fasilitas logistik pertahanan.

Space Available Batak R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Kapal-kapal komersial sebagian besar telah berhenti melewati Selat Hormuz.
Kapal-kapal komersial sebagian besar telah berhenti melewati Selat Hormuz.

Meski demikian, otoritas Provinsi Hormozgan menyatakan sedikitnya tujuh orang tewas akibat serangan yang terjadi di wilayah tersebut. Verifikasi yang dilakukan BBC Verify bersama BBC Persian terhadap rekaman video menunjukkan kerusakan signifikan di Jembatan Gariveh. Rekaman siang hari memperlihatkan sebagian ruas jalan runtuh dengan puing-puing berserakan di sekitar struktur jembatan yang rusak.

Rangkaian serangan selama sepekan terakhir menunjukkan konflik antara Amerika Serikat dan Iran masih terus meningkat setelah gagalnya perundingan perdamaian. Hingga kini, belum ada tanda-tanda tercapainya gencatan senjata permanen, sementara ketegangan di sekitar Selat Hormuz tetap menjadi perhatian utama karena berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan dan pasokan energi global.
[PusakoNews.com/red]

Space Available Lampung R9

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Space Available Palembang R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews