Space Available Bangka Belitung R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Penyidikan Tiga Kasus Korupsi Berujung Penyitaan Uang Miliaran dan 74 Kilogram Emas, Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri

News Update

"Kronologi Lengkap Penyitaan 74 Kg Emas hingga Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur"

Heboh! Polisi Sita 74 Kg Emas dan Uang Miliaran, Jampidsus Febrie Pilih Mundur
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (tengah)
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (tengah)
Sesuaikan Ukuran Baca
657
HUT RI Ke-81 R1 PusakoNews.com R5a

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Jakarta - Penyidikan tiga perkara dugaan tindak pidana korupsi yang ditangani Polda Metro Jaya bersama Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri terus berkembang. Dalam rangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi, penyidik berhasil menyita aset bernilai fantastis berupa uang tunai dalam berbagai mata uang asing dan rupiah, serta 74 kilogram emas batangan.


Polri Sita Aset Bernilai Ratusan Miliar dalam Penyidikan Tiga Perkara Korupsi dan TPPU, Penggeledahan Meluas dari Cipete hingga Sentul


Ketiga perkara yang sedang diusut meliputi dugaan korupsi pengadaan batu bara yang berkaitan dengan peristiwa pemadaman listrik (blackout), dugaan korupsi pada PT ASABRI, serta perkara penyelesaian utang PT Cakra Buana Semesta (CBS) kepada PT Krakatau Niaga Indonesia (KNI), anak usaha PT Krakatau Steel.


Related News: Polri Sita Aset Bernilai Ratusan Miliar dalam Penyidikan Tiga Perkara Korupsi dan TPPU, Penggeledahan Meluas dari Cipete hingga Sentul


Salah satu penggeledahan dilakukan di sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Bogor. Dari lokasi tersebut, penyidik menemukan 74 kilogram emas batangan, uang tunai senilai USD 4.767.300, SGD 14.083.800, serta Rp100 juta yang tersimpan di dalam brankas. Selain itu, petugas juga mengamankan dua bingkai foto keluarga sebagai bagian dari barang yang didokumentasikan dalam proses penyidikan.

HASKARA TRANS R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah

Penggeledahan juga dilakukan di sebuah money changer di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Dari lokasi tersebut, aparat menyita uang tunai Rp4.462.365.000 beserta berbagai mata uang asing, antara lain USD 84.356, SAR 17.595, SGD 83.394, THB 33.100, TRY 4.020, CNY 1.223, JPY 152.000, RM 212, INR 1.600, AED 640, KRW 61.000, GBP 40, BND 10, VND 150, dan NZD 100.

Di tengah berkembangnya penyidikan, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah mengakui bahwa rumah di Sentul yang menjadi lokasi penggeledahan merupakan kediaman pribadinya. Ia menegaskan rumah tersebut telah dimiliki sejak lama dan menyatakan siap memberikan penjelasan terkait temuan penyidik melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Febrie menekankan bahwa seluruh klarifikasi mengenai kepemilikan aset maupun barang bukti akan disampaikan dalam proses hukum, bukan melalui pernyataan di hadapan publik.

Space Available Batak R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Barang bukti hasil penggeledahan polisi terkait 3 kasus korupsi
Barang bukti hasil penggeledahan polisi terkait 3 kasus korupsi

Perkembangan penyidikan tersebut kemudian diikuti keputusan penting di lingkungan Kejaksaan Agung. Jaksa Agung ST Burhanuddin secara resmi menerima pengunduran diri Febrie Adriansyah dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus pada Sabtu, 11 Juli 2026.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menyampaikan bahwa pengunduran diri tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menjaga integritas, objektivitas, dan netralitas institusi di tengah berlangsungnya proses hukum yang sedang dilakukan penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kejaksaan Agung menghormati keputusan tersebut dan memastikan seluruh tugas, fungsi, serta penanganan perkara di lingkungan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus tetap berjalan normal sesuai mekanisme yang berlaku. Sementara itu, penyidik Polri terus melanjutkan pendalaman terhadap seluruh barang bukti yang telah disita guna mengungkap dugaan tindak pidana korupsi, termasuk kemungkinan adanya tindak pidana pencucian uang maupun pihak-pihak lain yang terlibat dalam perkara tersebut.
[PusakoNews.com/red]

Space Available Kediri R9

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Space Available Malang R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews