PusakoNews.com, Kabupaten Blitar - Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menegaskan pemerintah tengah mengarahkan pembangunan ekonomi nasional dengan mengembalikan kedaulatan sumber daya alam dan produktivitas masyarakat desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Langkah tersebut diharapkan mampu membangun ekosistem ekonomi desa yang lebih berkeadilan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Farida saat menjadi pembicara kunci dalam Seminar Ilmiah bertema Strategi Pemberdayaan Ekonomi Keluarga di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Minggu (5/7), yang dihadiri ratusan mahasiswa dan civitas akademika.
Dalam paparannya, Wamenkop menyoroti masih kuatnya ketergantungan petani terhadap tengkulak akibat keterbatasan akses permodalan. Kondisi tersebut menyebabkan harga hasil panen di tingkat petani kerap ditentukan oleh pihak lain, sehingga nilai ekonomi yang seharusnya dinikmati masyarakat desa justru berpindah ke luar daerah.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menginisiasi pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai ekosistem ekonomi desa yang mengintegrasikan akses pembiayaan perbankan, teknologi pengolahan hasil pertanian, hingga pemasaran produk secara langsung di tingkat desa.
Melalui skema tersebut, gabah yang dihasilkan petani diharapkan dapat dibeli oleh koperasi, diproses menjadi beras premium, kemudian dipasarkan dengan nilai jual yang lebih tinggi. Dengan demikian, peningkatan nilai tambah sebesar 30 hingga 50 persen dapat dinikmati masyarakat desa sekaligus membuka lapangan kerja baru di wilayah setempat.








Komentar