Bahlil Bongkar Alasan Perpanjang Freeport: Negara Bisa Dapat 12% Saham Gratis!
Saham RI Naik Tanpa Akuisisi, Ini Strategi Pemerintah Perpanjang Freeport
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan, perpanjangan izin tersebut membuka peluang peningkatan porsi saham Indonesia di PTFI hingga 63 persen. Pemerintah juga berpotensi memperoleh tambahan divestasi sebesar 12 persen tanpa biaya akuisisi.
Menurut Bahlil, kebijakan ini diharapkan mampu mendongkrak penerimaan negara secara signifikan, baik dari royalti, pajak, maupun kontribusi sektor emas dan tembaga. Ia menyebut produksi PTFI diproyeksikan mencapai puncak pada 2035, dengan kapasitas saat ini sekitar 3,2 juta ton konsentrat tembaga serta 50–60 ton emas per tahun.
“Keberlanjutan usaha di Timika menjadi prioritas, seiring optimalisasi manfaat ekonomi bagi negara,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan bahwa kesepakatan ini membuka peluang tambahan investasi hingga US$20 miliar dalam dua dekade mendatang. Investasi tersebut diyakini akan memperkuat penerimaan pajak dan memperluas dampak ekonomi nasional.
Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Indroyono Soesilo menambahkan, implementasi kerja sama akan dikoordinasikan melalui jaringan perwakilan RI di AS, termasuk Konsulat Jenderal RI di Los Angeles untuk sektor pertambangan yang berbasis di Phoenix, Arizona.
Perpanjangan kontrak ini merupakan bagian dari kesepakatan kerja sama ekonomi Indonesia–Amerika Serikat, termasuk penandatanganan Agreement of Reciprocal Trade bertajuk Toward a New Golden Age for the US–Indonesia Alliance.
[PusakoNews.com/red]
Berita Terkait
Jelang Idul fitri, Harga Cabai Rawit Melonjak hingga Rp120 Ribu
11 Mar 2026 - 04:50
680
Baru Setahun Diresmikan Prabowo Subianto, Kelolaan Tembus 40,51 Ton
26 Feb 2026 - 20:54
614