PusakoNews.com, Washington - Wacana pencetakan uang pecahan baru senilai 250 dolar Amerika Serikat dengan menampilkan wajah Presiden Donald Trump tengah menjadi perhatian publik dan memicu perdebatan luas di Washington. Gagasan tersebut muncul menjelang peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat, namun hingga kini masih menghadapi berbagai hambatan hukum, politik, dan prosedural.
Usulan itu pertama kali diajukan melalui rancangan undang-undang yang diperkenalkan anggota DPR AS dari Partai Republik, Joe Wilson, pada Februari 2026. Dalam rancangan tersebut, Departemen Keuangan AS diminta mencetak uang kertas pecahan 250 dolar yang menampilkan potret Donald Trump sebagai bagian dari peringatan hari jadi ke-250 Amerika Serikat.
Namun, rencana tersebut terbentur aturan federal yang telah berlaku sejak tahun 1866. Undang-undang Amerika Serikat secara tegas melarang sosok yang masih hidup ditampilkan pada mata uang resmi negara. Ketentuan itu diberlakukan setelah muncul kontroversi pada abad ke-19 terkait pencantuman pejabat aktif pada uang negara. Karena Donald Trump masih hidup, Kongres AS harus lebih dulu mengubah regulasi tersebut apabila ingin mewujudkan rencana pencetakan uang baru itu.
Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, menyatakan pemerintah hanya dapat melanjutkan proses tersebut apabila Kongres memberikan persetujuan resmi melalui legislasi baru. Ia menegaskan Departemen Keuangan saat ini masih mematuhi hukum yang berlaku dan belum dapat menerbitkan uang tersebut tanpa dasar hukum yang sah.
Meski demikian, sejumlah pejabat di lingkungan Departemen Keuangan dilaporkan telah melakukan pembicaraan awal terkait desain dan persiapan teknis uang pecahan 250 dolar tersebut. U.S. Treasurer Brandon Beach bersama sejumlah penasihat disebut telah meminta pembuatan konsep visual atau mock-up uang yang menampilkan wajah Trump. Biro Percetakan dan Ukiran Amerika Serikat (Bureau of Engraving and Printing/BEP) juga dikabarkan mulai melakukan kajian awal dan langkah antisipatif apabila regulasi baru nantinya disahkan.
Pihak pendukung menilai Donald Trump layak mendapatkan penghormatan khusus dalam momentum 250 tahun Amerika Serikat. Joe Wilson menyebut kebijakan ekonomi Trump dinilai berjasa dalam menekan inflasi dan memulihkan kondisi ekonomi nasional, sehingga pantas diabadikan dalam mata uang negara.
- Wajah Donald Trump di Uang Dolar? Aturan AS Jadi Penghalang Utama
- AS Bahas Uang Pecahan 250 Dolar Bergambar Trump, Begini Faktanya
- Trump Masuk Uang Dolar Baru? Rencana Ini Picu Kontroversi di Amerika









Komentar