Space Available Bangka Belitung R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Upaya Menempatkan Wajah Trump di Uang Kertas $250 Menghadapi Hambatan

Americas

"Donald Trump Diusulkan Jadi Wajah Uang 250 Dolar AS, Ini Hambatan Besarnya"

Heboh Usulan Uang 250 Dolar Bergambar Trump, Kongres AS Terbelah
Usulan Pecahan Uang 250 Dolar Bergambar Donald Trump Hadapi Tantangan Hukum dan Politik di AS
Usulan Pecahan Uang 250 Dolar Bergambar Donald Trump Hadapi Tantangan Hukum dan Politik di AS

Rangkuman Berita

  • Wajah Donald Trump di Uang Dolar? Aturan AS Jadi Penghalang Utama
  • AS Bahas Uang Pecahan 250 Dolar Bergambar Trump, Begini Faktanya
  • Trump Masuk Uang Dolar Baru? Rencana Ini Picu Kontroversi di Amerika
Sesuaikan Ukuran Baca
641
Space Available Banten R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Washington - Wacana pencetakan uang pecahan baru senilai 250 dolar Amerika Serikat dengan menampilkan wajah Presiden Donald Trump tengah menjadi perhatian publik dan memicu perdebatan luas di Washington. Gagasan tersebut muncul menjelang peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat, namun hingga kini masih menghadapi berbagai hambatan hukum, politik, dan prosedural.

Usulan itu pertama kali diajukan melalui rancangan undang-undang yang diperkenalkan anggota DPR AS dari Partai Republik, Joe Wilson, pada Februari 2026. Dalam rancangan tersebut, Departemen Keuangan AS diminta mencetak uang kertas pecahan 250 dolar yang menampilkan potret Donald Trump sebagai bagian dari peringatan hari jadi ke-250 Amerika Serikat.

Namun, rencana tersebut terbentur aturan federal yang telah berlaku sejak tahun 1866. Undang-undang Amerika Serikat secara tegas melarang sosok yang masih hidup ditampilkan pada mata uang resmi negara. Ketentuan itu diberlakukan setelah muncul kontroversi pada abad ke-19 terkait pencantuman pejabat aktif pada uang negara. Karena Donald Trump masih hidup, Kongres AS harus lebih dulu mengubah regulasi tersebut apabila ingin mewujudkan rencana pencetakan uang baru itu.

Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, menyatakan pemerintah hanya dapat melanjutkan proses tersebut apabila Kongres memberikan persetujuan resmi melalui legislasi baru. Ia menegaskan Departemen Keuangan saat ini masih mematuhi hukum yang berlaku dan belum dapat menerbitkan uang tersebut tanpa dasar hukum yang sah.

Meski demikian, sejumlah pejabat di lingkungan Departemen Keuangan dilaporkan telah melakukan pembicaraan awal terkait desain dan persiapan teknis uang pecahan 250 dolar tersebut. U.S. Treasurer Brandon Beach bersama sejumlah penasihat disebut telah meminta pembuatan konsep visual atau mock-up uang yang menampilkan wajah Trump. Biro Percetakan dan Ukiran Amerika Serikat (Bureau of Engraving and Printing/BEP) juga dikabarkan mulai melakukan kajian awal dan langkah antisipatif apabila regulasi baru nantinya disahkan.

Pihak pendukung menilai Donald Trump layak mendapatkan penghormatan khusus dalam momentum 250 tahun Amerika Serikat. Joe Wilson menyebut kebijakan ekonomi Trump dinilai berjasa dalam menekan inflasi dan memulihkan kondisi ekonomi nasional, sehingga pantas diabadikan dalam mata uang negara.

Space Available Palu R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Upaya Menempatkan Wajah Trump di Uang Kertas $250 Menghadapi Hambatan

Di sisi lain, kritik keras juga bermunculan dari kalangan oposisi. Sejumlah anggota Partai Demokrat menilai gagasan tersebut berlebihan dan sarat kepentingan politik pribadi. Pemimpin Demokrat di DPR AS, Hakeem Jeffries, secara terbuka menolak usulan itu dan menyebut perayaan kemerdekaan Amerika seharusnya difokuskan pada sejarah dan nilai kebangsaan, bukan pada figur individu tertentu.

Selain persoalan hukum, usulan itu juga menghadapi kendala teknis dan administratif. Para pejabat di BEP mengingatkan bahwa proses pengembangan uang kertas baru biasanya membutuhkan waktu bertahun-tahun, termasuk pengujian keamanan, desain, hingga sistem distribusi nasional. Bahkan, saat ini pecahan 250 dolar juga belum termasuk dalam denominasi resmi mata uang Amerika Serikat.

Laporan lain juga menyebut adanya kekhawatiran internal di lingkungan percetakan uang federal terkait percepatan proses desain tanpa prosedur normal. Mantan Direktur BEP Patricia Solimene dilaporkan sempat menyampaikan keberatan terkait aspek legal dan keamanan sebelum akhirnya dipindahkan dari jabatannya.

Terlepas dari polemik tersebut, pemerintahan Trump disebut terus mendorong berbagai bentuk simbol peringatan menjelang perayaan 250 tahun Amerika Serikat. Selain usulan uang pecahan 250 dolar, pemerintah federal sebelumnya juga telah menyetujui desain koin peringatan bergambar Trump serta rencana pencantuman tanda tangan Trump pada mata uang tertentu di masa mendatang.

Hingga saat ini, rancangan undang-undang terkait uang pecahan 250 dolar tersebut masih berada di tahap pembahasan di Kongres dan belum menunjukkan perkembangan signifikan. Dengan berbagai hambatan hukum dan politik yang ada, peluang uang bergambar Donald Trump benar-benar beredar secara resmi di masyarakat Amerika masih dinilai cukup kecil dalam waktu dekat.
[PusakoNews.com/red]

iklan kzb

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Space Available Malang R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews