Pizza Leleh Keju - R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Pemerintah Perkuat Stabilitas Pasar Keuangan, OJK Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Global

Nasional
IHSG Tertekan Global, OJK Buka Langkah Besar Jaga Kepercayaan Investor
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 5 Mei 2026
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 5 Mei 2026
Sesuaikan Ukuran Baca
815
Pizza Leleh Keju - R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan di Istana Merdeka guna membahas perkembangan ekonomi nasional serta stabilitas sektor keuangan di tengah dinamika global.


Dalam pertemuan tersebut, pemerintah memberikan perhatian khusus pada kondisi pasar modal, terutama terkait arus modal keluar (outflow) yang terjadi belakangan. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Friderica Widyasari Dewi, menjelaskan bahwa tekanan tersebut dipengaruhi faktor global, termasuk ketegangan geopolitik, kondisi geoekonomi, serta kebijakan suku bunga tinggi oleh bank sentral Amerika Serikat.


Meski demikian, OJK menilai fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat. Dengan kondisi tersebut, arus modal yang keluar diharapkan bersifat sementara dan berpotensi berbalik seiring membaiknya sentimen global.


Untuk menjaga kepercayaan investor, OJK terus melakukan penguatan transparansi pasar. Sejumlah langkah yang telah ditempuh antara lain membuka data kepemilikan saham hingga tingkat 1 persen, meningkatkan granularitas data dari 9 menjadi 39 klasifikasi, serta mengungkap informasi terkait ultimate beneficial owner. Selain itu, pengaturan likuiditas saham melalui kebijakan free float juga diperkuat sebagai bagian dari pembenahan pasar.


Perbaikan tersebut mulai tercermin pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan yang dinilai semakin mencerminkan fundamental emiten. OJK juga mengantisipasi adanya penyesuaian pasar seiring agenda evaluasi dan rebalancing indeks oleh MSCI dalam waktu dekat, yang dipandang sebagai dampak sementara dari proses pembenahan.

iklan kzb

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Pemerintah Perkuat Stabilitas Pasar Keuangan, OJK Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Global

Di sisi lain, strategi pendalaman pasar terus didorong melalui peningkatan partisipasi investor domestik. Dalam satu tahun terakhir, jumlah investor pasar modal tercatat meningkat sekitar 5 juta Single Investor Identification (SID). Peningkatan ini menjadi faktor penopang penting dalam menjaga stabilitas pasar di tengah volatilitas global.


Rapat terbatas ini menegaskan sinergi antara pemerintah dan otoritas keuangan dalam menjaga stabilitas, memperkuat transparansi, serta membangun pasar keuangan yang lebih dalam, kredibel, dan berdaya tahan tinggi.


Indonesia dinilai tidak hanya mampu menghadapi tekanan global, tetapi juga terus memperkuat fondasi menuju sistem keuangan yang lebih resilien.

[PusakoNews.com/red]

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait