PusakoNews.com, Jakarta - Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri Kramat Jati membuka posko Disaster Victim Identification (DVI) guna mendukung proses identifikasi korban kecelakaan kereta yang terjadi di Bekasi Timur. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pencocokan identitas korban melalui pengumpulan data ante mortem dari pihak keluarga.
Kepala RS Polri menyampaikan bahwa posko tersebut disiapkan sebagai pusat layanan bagi keluarga korban yang ingin melaporkan anggota keluarganya yang hilang. Di lokasi ini, petugas akan mengumpulkan berbagai data penting yang dibutuhkan dalam proses identifikasi jenazah.
Hingga saat ini, sejumlah keluarga telah mendatangi posko ante mortem untuk melaporkan kehilangan anggota keluarga mereka. Data yang diberikan keluarga menjadi bagian krusial dalam proses pencocokan dengan hasil pemeriksaan post mortem yang dilakukan oleh tim forensik.
RS Polri juga telah menerima sejumlah kantong jenazah dari lokasi kejadian sejak dini hari dan seluruhnya masih dalam tahap identifikasi. Proses ini melibatkan kerja sama lintas satuan kepolisian guna memastikan keakuratan data sebelum hasil identifikasi diumumkan secara resmi.
Pihak rumah sakit mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam insiden tersebut agar segera melapor ke posko DVI. Keluarga diminta membawa dokumen pendukung seperti identitas diri, foto yang memperlihatkan ciri khusus (termasuk kondisi gigi), serta dokumen lain yang memiliki data sidik jari untuk mempercepat proses identifikasi.
Keberadaan posko DVI ini diharapkan dapat mempercepat proses rekonsiliasi data antara informasi ante mortem dan post mortem, sehingga identitas para korban dapat segera dipastikan dan disampaikan kepada keluarga.
[PusakoNews.com/red]
Komentar