PusakoNews.com, Kabupaten Cilacap - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional melalui perbaikan infrastruktur sekolah dan penguatan sistem pembelajaran berbasis teknologi.
Usai meninjau SMAN 1 Cilacap, Jawa Tengah, Presiden menyampaikan optimisme bahwa seluruh sekolah di Indonesia dapat direnovasi secara bertahap hingga selesai pada tahun 2028. Saat ini, pemerintah mencatat terdapat sekitar 288 ribu sekolah di seluruh Indonesia.
Pada 2026, ditargetkan sebanyak 87 ribu sekolah rampung diperbaiki. Selanjutnya, renovasi akan dilanjutkan terhadap sekitar 100 ribu sekolah pada 2027 dan sisanya diselesaikan pada 2028.
Selain pembenahan fisik bangunan, Presiden menekankan pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran di setiap sekolah. Pemerintah menargetkan seluruh ruang kelas dilengkapi layar digital dan sistem smart classroom guna mendukung proses belajar mengajar yang lebih interaktif dan modern.
Tahun ini, pemerintah juga mendorong penambahan minimal tiga perangkat pembelajaran digital di setiap sekolah. Melalui sistem tersebut, materi pelajaran dan silabus dapat diakses kembali kapan saja oleh guru maupun siswa.
Presiden turut mengungkapkan rencana pembangunan studio pembelajaran terpusat di Jakarta yang akan menghadirkan pengajar terbaik, termasuk penutur asli untuk bahasa asing seperti Inggris dan Mandarin.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan bahasa siswa sejak jenjang sekolah dasar.
Langkah tersebut menegaskan visi pemerintah dalam membangun masa depan Indonesia melalui pendidikan berkualitas, didukung teknologi modern, penguatan karakter, serta akses belajar yang merata bagi seluruh anak bangsa.
[PusakoNews.com/red]








Komentar