Jusuf Kalla Tegaskan Peran di Balik Karier Politik Jokowi hingga Presiden
JK Akhirnya Buka Suara Soal Isu dan Tuduhan yang diarahkan kepadanya.
Sesuaikan Ukuran Baca
712
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Jakarta - Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), menyampaikan klarifikasi terkait berbagai tudingan yang menyeret namanya, khususnya dalam polemik isu ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Dalam pernyataannya kepada media, JK mengungkapkan rasa keberatannya atas tuduhan yang menyebut dirinya terlibat dalam pendanaan isu tersebut. Ia menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak berdasar, sekaligus menyinggung kembali perannya dalam perjalanan politik Jokowi.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Momen Jokowi Mencium Tangan JK yang berperan penting dalam proses perpolitikan Jokowi dari Gubernur DKI hingga jadi Presiden.
JK menyatakan bahwa dirinya memiliki kontribusi signifikan dalam mengantarkan Jokowi ke panggung politik nasional. Ia menyebut sebagai pihak yang membawa Jokowi dari Solo ke Jakarta serta memperkenalkannya kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dalam proses pencalonan sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Lebih lanjut, JK juga mengungkap dinamika menjelang pencalonan Jokowi sebagai presiden. Ia mengaku sempat meragukan kesiapan Jokowi karena dinilai masih minim pengalaman. Namun, menurutnya, Megawati meminta dirinya untuk mendampingi Jokowi sebagai calon wakil presiden guna memberikan bimbingan.
Dalam kesempatan tersebut, JK secara tegas menyampaikan bahwa perannya sangat menentukan dalam perjalanan politik Jokowi hingga mencapai posisi Presiden Republik Indonesia. Pernyataan itu disampaikannya sebagai respons terhadap pihak-pihak yang dinilai menyudutkan dirinya.
Pernyataan JK tersebut disampaikan dalam suasana tegas, sekaligus sebagai bentuk klarifikasi atas berbagai isu yang berkembang di ruang publik dalam beberapa waktu terakhir.
[PusakoNews.com/red]
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar