Pizza Leleh Keju - R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Iran Pakai Satelit China untuk Bidik Basis Militer Amerika

Geopolitics
Iran Pantau Basis AS Pakai Teknologi Canggih China
Ilustrasi: China-Iran
©PusakoNews.com/red
Ilustrasi: China-Iran ©PusakoNews.com/red
Sesuaikan Ukuran Baca
695
Pizza Leleh Keju - R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Jakarta - Perkembangan terbaru di kawasan Timur Tengah mengindikasikan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan intelijen militer Iran. Berdasarkan laporan sejumlah media internasional, Teheran diduga memanfaatkan satelit penginderaan jauh buatan China untuk memantau dan menargetkan instalasi militer Amerika Serikat (AS) di berbagai lokasi strategis.


Informasi ini mengemuka dari dokumen militer yang bocor, analisis citra satelit, serta pelacakan orbit yang menunjukkan aktivitas pengawasan intensif terhadap sejumlah pangkalan AS. Satelit yang dimaksud, TEE-01B, diproduksi oleh perusahaan berbasis di China dan diluncurkan pada akhir 2024. Aset tersebut diduga kemudian berada di bawah kendali Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).


Satelit tersebut dilaporkan memiliki kemampuan resolusi tinggi hingga sekitar setengah meter, memungkinkan pengambilan gambar detail terhadap objek militer. Analisis orbit menunjukkan bahwa perangkat ini secara konsisten berada di atas sejumlah fasilitas militer AS, terutama menjelang dan setelah serangan drone maupun rudal terjadi.


Beberapa target yang disebut masuk dalam pemantauan mencakup pangkalan militer AS di Arab Saudi, Yordania, Bahrain, dan Irak. Data visual yang dihasilkan diduga digunakan untuk membantu menentukan koordinat serangan secara presisi, menandai perubahan signifikan dalam pola operasi militer Iran.


Selain itu, Iran juga dilaporkan memperoleh akses ke jaringan stasiun bumi milik perusahaan berbasis di Beijing. Hal ini memungkinkan distribusi dan pengolahan data satelit secara lebih luas, tidak terbatas pada wilayah domestik, tetapi mencakup jaringan lintas kawasan hingga Amerika Latin.

Iran Pakai Satelit China untuk Bidik Basis Militer Amerika

Sejumlah analis menilai, peningkatan kapasitas ini mencerminkan lompatan besar dalam kemampuan intelijen Iran. Transfer teknologi dalam skala tersebut dinilai sulit terjadi tanpa adanya persetujuan otoritas di China, meskipun belum ada konfirmasi resmi terkait hal tersebut.


Di sisi lain, pemerintah China dilaporkan membantah tudingan keterlibatan langsung dalam aktivitas militer tersebut dan menyebutnya sebagai klaim yang tidak berdasar.


Situasi ini mempertegas dinamika baru dalam konflik kawasan, di mana pemanfaatan teknologi luar angkasa menjadi faktor penentu dalam strategi militer modern, sekaligus meningkatkan tensi geopolitik antara Iran, Amerika Serikat, dan sekutunya.

[PusakoNews.com/red]

iklan kzb

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait