Pizza Leleh Keju - R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Kendaraan PBB Ditabrak dengan Tank, Akses UNIFIL Diblokir Israel

Geopolitics
UNIFIL Terhalang! Israel Blokade Akses Usai Tabrak Kendaraan PBB
Ilustrasi Kendaraan PBB.
©PusakoNews.com/red
Ilustrasi Kendaraan PBB. ©PusakoNews.com/red
Sesuaikan Ukuran Baca
683
Pizza Leleh Keju - R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Lebanon - Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) melaporkan insiden serius yang melibatkan kendaraan mereka dengan tank militer Israel di wilayah Lebanon selatan. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (12/4/2026) waktu setempat dan dinilai mengganggu operasional misi penjaga perdamaian PBB di kawasan konflik.


Dalam pernyataan resminya, UNIFIL menyebut bahwa kendaraan mereka ditabrak oleh tank Israel dalam dua kejadian terpisah pada hari yang sama. Salah satu insiden mengakibatkan kerusakan signifikan pada kendaraan milik pasukan penjaga perdamaian tersebut.


Selain insiden tabrakan, pasukan Israel juga dilaporkan memblokade akses jalan strategis di wilayah Bayada, yang selama ini digunakan UNIFIL sebagai jalur logistik dan mobilitas menuju sejumlah pos pemantauan di garis depan. Pembatasan tersebut dinilai menghambat pergerakan dan efektivitas tugas pemantauan yang dijalankan oleh pasukan PBB.


UNIFIL juga mengungkap adanya peningkatan risiko terhadap keselamatan personelnya dalam beberapa waktu terakhir. Dalam sepekan terakhir, tembakan peringatan yang dilepaskan oleh militer Israel dilaporkan sempat mengenai kendaraan yang telah diberi tanda jelas sebagai milik PBB. Bahkan, dalam satu kejadian, peluru dilaporkan jatuh hanya sekitar satu meter dari personel penjaga perdamaian yang berada di lokasi.


Serangkaian insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan dan eskalasi konflik antara militer Israel dan kelompok Hizbullah di wilayah perbatasan Lebanon selatan. Situasi keamanan yang memburuk turut berdampak pada ruang gerak serta keselamatan pasukan penjaga perdamaian internasional yang bertugas di kawasan tersebut.


UNIFIL menegaskan pentingnya seluruh pihak untuk menghormati keselamatan personel PBB serta mematuhi hukum humaniter internasional guna mencegah risiko jatuhnya korban dari pihak nonkombatan.

[PusakoNews.com/red]

iklan kzb

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait