PusakoNews.com, Kabupaten Gorontalo - Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengambil langkah tegas terhadap jajaran aparatur kecamatan. Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, memutuskan menonaktifkan Camat Tibawa menyusul evaluasi kinerja yang dinilai tidak optimal dalam pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kabupaten tahun 2026.
Keputusan tersebut disampaikan usai pembukaan MTQ yang berlangsung pada 5 April 2026. Dalam kesempatan itu, Bupati menyoroti ketidakhadiran Camat Tibawa dalam agenda resmi tersebut, yang dinilai sebagai bentuk kurangnya komitmen terhadap kegiatan keagamaan daerah. Dari seluruh camat di Kabupaten Gorontalo, hanya Camat Tibawa yang tidak hadir dalam pembukaan MTQ.
Selain absensi, Bupati juga menilai kontribusi Kecamatan Tibawa dalam ajang MTQ sangat minim. Dari sejumlah cabang lomba yang dipertandingkan, kecamatan tersebut hanya mengirimkan sedikit peserta, jauh di bawah potensi yang dimiliki wilayah tersebut. Kondisi ini dianggap mencerminkan lemahnya pembinaan serta kurangnya kesiapan dalam mendukung kegiatan keagamaan.
Bupati menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah. Oleh karena itu, setiap pimpinan wilayah diharapkan menunjukkan tanggung jawab dan kinerja yang maksimal. Sikap tegas ini juga menjadi peringatan bagi seluruh camat agar lebih serius dalam menjalankan tugas, khususnya dalam mendukung program-program strategis pemerintah daerah.
Langkah penonaktifan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan disiplin dan evaluasi kinerja aparatur, sekaligus memastikan seluruh jajaran pemerintah daerah bekerja secara optimal dalam melayani masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.
[PusakoNews.com/red]








Komentar