PusakoNews.com, Jakarta - Komisi I DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja Spesifik ke Kodam Jaya/Jayakarta guna memastikan kesiapsiagaan serta keterpaduan sistem pertahanan di wilayah Ibu Kota, khususnya dalam menghadapi potensi ancaman serangan mendadak (surprise attack). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menilai kekuatan pertahanan di pusat pemerintahan agar tetap optimal dalam berbagai situasi.
Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, menegaskan bahwa kunjungan ini berfokus pada evaluasi kesiapan jajaran Kodam Jaya secara menyeluruh, mulai dari tingkat komando hingga satuan di lapangan. Dalam pertemuan tersebut turut hadir para Danrem, Dandim, serta perwira tinggi berpangkat bintang satu dan dua.
“Fokus utama adalah memastikan kesiapan Kodam Jaya dalam segala kondisi. Prinsipnya, kita harus siap menghadapi berbagai kemungkinan,” ujar Utut, Rabu (8/4/2026).
Dalam peninjauannya, Komisi I memberikan apresiasi terhadap kualitas dan profesionalisme prajurit TNI di wilayah Ibu Kota. Kemampuan personel dinilai sangat mumpuni dan memiliki daya saing tinggi, bahkan di tingkat internasional.
Meski demikian, Komisi I mencatat adanya kebutuhan mendesak terkait pemenuhan alat utama sistem persenjataan (alutsista). DPR RI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung modernisasi alutsista guna mengimbangi kualitas sumber daya manusia yang sudah unggul.
“Dari sisi personel, kita sangat kuat. Namun, kebutuhan alutsista masih perlu ditingkatkan. DPR akan terus mendukung sebagai bagian dari penguatan pertahanan negara,” tegasnya.
Melalui kunjungan ini, Komisi I DPR RI berharap sistem pertahanan di Ibu Kota semakin terintegrasi dan solid, sehingga mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional dari berbagai potensi ancaman.
[PusakoNews.com/red]








Komentar