Trump Ultimatum Iran: Buka Hormuz atau Pulau Kharg Dicaplok?

Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Iran Dipaksa Buka Selat Hormuz!
Ilustrasi-Trump bisa kapan saja ingin caplok Pulau Kharg
Sesuaikan Ukuran Baca
76
722

PusakoNews.com, Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kesiapan negaranya untuk menguasai Pulau Kharg jika Iran tidak membuka kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran vital bagi distribusi energi dunia.


Pernyataan tersebut disampaikan Gedung Putih menyusul laporan Axios yang mengungkap adanya pertimbangan operasi militer terhadap pulau strategis tersebut. Langkah ini disebut sebagai upaya menekan Iran agar memulihkan arus pelayaran internasional yang terganggu.


Ketegangan meningkat sejak pecahnya konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran pada akhir Februari 2026. Dalam perkembangan terbaru, Washington juga dilaporkan telah mengirim tambahan pasukan Marinir ke kawasan Timur Tengah.


Wakil Sekretaris Pers Gedung Putih Anna Kelly menegaskan bahwa militer AS siap menjalankan perintah presiden kapan pun diperlukan. Pemerintah AS juga mengklaim telah menyiapkan berbagai skenario untuk merespons langkah Iran, termasuk potensi gangguan terhadap jalur energi global.


Pulau Kharg diketahui merupakan pusat utama ekspor minyak Iran, menjadikannya target strategis dalam konflik yang sedang berlangsung. Sementara itu, penutupan sebagian Selat Hormuz oleh Iran telah berdampak signifikan terhadap pengiriman komersial global dan memicu kenaikan harga minyak dunia.


Pemerintah AS menegaskan komitmennya menjaga kebebasan navigasi internasional serta stabilitas pasokan energi global di tengah eskalasi konflik yang terus berkembang.

[PusakoNews.com/red]

Berita Terkait