Bus Pariwisata Terbakar di Tol Cipali KM 95, Asap Tebal Sempat Ganggu Lalu Lintas

Bus Pariwisata Terbakar di Tol Cipali, Tidak Ada Korban
Bus Pariwisata Hangus di Tol Cipali, Beruntung Tak Ada Penumpang ©PusakoNews.com/red
Sesuaikan Ukuran Baca
68
775

PusakoNews.com, Kabupaten Purwakarta - Satu unit bus pariwisata terbakar di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) KM 95+100 arah Jakarta pada Minggu, 15 Maret 2026 sekitar pukul 16.54 WIB. Insiden diduga dipicu oleh korsleting listrik pada bagian mesin kendaraan.


Corporate Communications & Sustainability Management Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, menjelaskan bahwa pengemudi segera menepikan bus ke bahu jalan setelah melihat asap dan api muncul dari area mesin. Saat kejadian, bus dalam kondisi kosong tanpa penumpang.


Petugas patroli Astra Tol Cipali yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan tiba pada pukul 17.01 WIB untuk melakukan pengamanan arus lalu lintas. Proses pemadaman kemudian dibantu dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Subang yang tiba sekitar pukul 17.20 WIB.


Kebakaran berhasil dipadamkan pada pukul 17.52 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Pihak Astra Tol Cipali juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan atas gangguan lalu lintas yang sempat terjadi selama proses penanganan.


Sementara itu, volume kendaraan di ruas Tol Cipali terpantau meningkat. Hingga pukul 17.00 WIB, sekitar 40 ribu kendaraan tercatat melintas dari Cikopo menuju Cirebon, naik sekitar 11,3 persen dibandingkan hari sebelumnya. Adapun arus sebaliknya, dari Cirebon menuju Jakarta, tercatat sekitar 18 ribu kendaraan.


Secara keseluruhan, volume lalu lintas di Tol Cipali meningkat sekitar 7,1 persen dibandingkan periode waktu yang sama pada hari sebelumnya. Kondisi rest area di sepanjang ruas tol juga terpantau ramai, namun kapasitas parkir masih tersedia.


Astra Tol Cipali mengimbau pengguna jalan untuk membatasi waktu istirahat di rest area maksimal 30 menit agar fasilitas dapat digunakan secara bergantian. Pengendara juga disarankan memanfaatkan fasilitas di luar tol dengan keluar melalui gerbang terdekat tanpa dikenakan tarif tambahan karena sistem transaksi Tol Trans-Jawa menggunakan sistem tertutup.


Pengguna jalan diharapkan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, kecukupan bahan bakar atau daya baterai kendaraan listrik, saldo uang elektronik mencukupi, serta kondisi fisik pengemudi tetap fit demi mendukung keselamatan dan kelancaran perjalanan.

[PusakoNews.com/red]

Berita Terkait