Tragedi Maut Bus ALS dan Truk Tangki BBM di Muratara, 16 Orang Meninggal Dunia

Tragedi Jalinsum! Bus ALS Hantam Truk BBM, Belasan Penumpang Tewas Mengenaskan
Tangis Pecah di Muratara, Bus ALS Terbakar Hebat Setelah Tabrakan Frontal
Tangis Pecah di Muratara, Bus ALS Terbakar Hebat Setelah Tabrakan Frontal
Sesuaikan Ukuran Baca
855

PusakoNews.com, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) - Kecelakaan maut melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki bahan bakar minyak (BBM) terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Simpang Danau, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Insiden tragis tersebut menewaskan 16 orang dan menyebabkan kedua kendaraan terbakar hebat.


Berdasarkan data sementara dari BPBD Muratara, sebanyak 14 korban meninggal berasal dari penumpang Bus ALS, sementara dua korban lainnya merupakan sopir dan kernet truk tangki BBM. Selain korban jiwa, empat penumpang bus dilaporkan selamat dan saat ini menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan setempat akibat luka bakar dan luka lainnya.

Tragedi Maut Bus ALS dan Truk Tangki BBM di Muratara, 16 Orang Meninggal Dunia

Menurut keterangan kepolisian, kecelakaan diduga terjadi saat Bus ALS yang melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi mengalami oleng ke jalur berlawanan. Bus diduga menghindari lubang di badan jalan sebelum akhirnya bertabrakan frontal dengan truk tangki BBM yang datang dari arah berlawanan. Benturan keras memicu kebakaran besar hingga menyebabkan banyak korban terjebak di dalam kendaraan.

Tragedi Maut Bus ALS dan Truk Tangki BBM di Muratara, 16 Orang Meninggal Dunia

Sejumlah warga di sekitar lokasi mengaku mendengar ledakan keras disertai teriakan minta tolong sesaat setelah tabrakan terjadi. Tim gabungan dari kepolisian, BPBD, tenaga medis, dan warga langsung melakukan proses evakuasi korban di tengah kobaran api yang melahap kedua kendaraan.


Pihak PT ALS menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut. Dari total korban meninggal dunia, tiga di antaranya diketahui merupakan kru Bus ALS, termasuk pengemudi bus. Hingga kini proses identifikasi korban masih terus dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Selatan.


Aparat kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan sekaligus memeriksa kondisi kendaraan dan faktor keselamatan jalan di lokasi kejadian.

[PusakoNews.com/red]

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait