Space Available Bangka Belitung R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Iran Tegaskan Stok Uranium Tetap di Dalam Negeri, Perundingan dengan AS Tersendat

Geopolitics
Waktu:

Teheran bersikeras mempertahankan seluruh uranium yang diperkaya di dalam negeri, sementara Washington menuntut komitmen jangka panjang yang dapat diverifikasi untuk mencegah Iran membangun kembali program nuklirnya.

Mohsen Rezaei menegaskan Iran tidak akan mengizinkan uranium yang diperkaya keluar dari negaranya dan meminta AS memenuhi persyaratan Iran sebelum negosiasi dimulai.
Fasilitas konversi uranium, tepat di luar kota Isfahan. Kota Isfahan dan Natanz di Iran tengah adalah pusat program nuklir Iran
Fasilitas konversi uranium, tepat di luar kota Isfahan. Kota Isfahan dan Natanz di Iran tengah adalah pusat program nuklir Iran
ยฉPusakoNews.com
Sesuaikan Ukuran Baca
1092
NOLAN N64 ORIGINAL โ€“ MADE IN ITALY R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Teheran - Iran menolak menyerahkan uranium yang diperkaya ke luar negeri, sementara Amerika Serikat (AS) menuntut jaminan bahwa Teheran tidak akan mengembangkan kembali kemampuan nuklirnya. Perbedaan tersebut menjadi salah satu hambatan utama dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang ASโ€“Israel melawan Iran.

Sikap Teheran disampaikan kepala keamanan Iran, Mohsen Rezaei, ketika bertemu dengan Panglima Angkatan Darat Pakistan Asim Munir di Teheran. Menurut laporan yang dikutip Al Jazeera dari kantor berita semi-resmi Iran, Fars, Rezaei menegaskan bahwa seluruh material uranium yang diperkaya harus tetap berada di Iran untuk penggunaan domestik.

Rezaei juga menyatakan negosiasi dengan Washington tidak akan dimulai sebelum AS memenuhi langkah-langkah membangun kepercayaan, termasuk persyaratan yang diajukan Iran untuk mengakhiri perang.

Teheran meminta AS mencabut blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, menghapus sanksi, serta melepaskan aset Iran yang dibekukan. Sebagai imbalannya, Iran berjanji membuka kembali Selat Hormuz.

Perbedaan tuntutan nuklir menghambat kesepakatan

Presiden AS Donald Trump menuntut agar Iran tidak melakukan pengayaan uranium. Ia juga menyatakan tidak akan membiarkan Teheran membangun kembali fasilitas nuklirnya setelah mengklaim serangan AS telah menghancurkan fasilitas tersebut.

Wakil Presiden AS JD Vance menekankan bahwa Washington menginginkan komitmen jangka panjang yang dapat diverifikasi. Menurut Vance, Iran perlu menunjukkan pengurangan yang berarti dalam kapasitas pengayaan uraniumnya agar AS yakin bahwa negara tersebut tidak akan membangun senjata nuklir.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga menegaskan bahwa Washington tidak akan mendukung kesepakatan yang membuka jalan bagi Iran untuk memiliki senjata nuklir.

Sebaliknya, anggota parlemen Iran Alaeddin Boroujerdi menyatakan kegiatan pengayaan uranium negaranya bukan urusan AS. Ia juga menegaskan bahwa Iran tidak berupaya memproduksi senjata nuklir.

Perbedaan ini memperlihatkan bahwa kedua pihak belum mencapai kesepakatan mengenai batas aktivitas nuklir Iran, meskipun upaya mediasi terus berlangsung.

ExcellentAromatica R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Nota Kesepahaman belum menyelesaikan persoalan uranium

Nota Kesepahaman belum menyelesaikan persoalan uranium

Perselisihan nuklir tersebut sebelumnya telah diatur dalam Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani AS dan Iran pada 17 Juni. Dokumen itu menyerahkan masa depan persediaan uranium yang diperkaya kepada perundingan lanjutan, dengan pengurangan tingkat pengayaan atau downblending di bawah pengawasan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) sebagai pendekatan minimum.

Proses downblending dilakukan dengan mencampurkan uranium berkadar pengayaan tinggi dengan material berkadar lebih rendah, sehingga material tersebut menjadi kurang sesuai untuk segera diubah menjadi bahan tingkat senjata nuklir.

MoU tersebut memungkinkan Iran mengurangi tingkat pengayaan di dalam negeri, tanpa harus menyerahkan seluruh materialnya. Namun, dokumen itu tidak menetapkan jumlah uranium yang harus diproses, tingkat pengayaan sasaran, maupun jadwal pelaksanaan secara terperinci.

Kesepakatan komprehensif yang diharapkan menyelesaikan persoalan nuklir tidak tercapai hingga MoU berakhir pada pertengahan Agustus.

Dengan demikian, perbedaan mendasar masih terletak pada tuntutan AS terhadap pembatasan kemampuan pengayaan uranium dan sikap Iran yang menolak pengiriman material nuklirnya ke luar negeri. Upaya mediasi melalui Qatar dan Pakistan menghadapi tantangan untuk mempertemukan kedua posisi tersebut.

SOURCE CREDIT / REFERENCES
[01] Al Jazeera
[02] Reuters
[03] Dawn
AUTHOR: Redaksi PusakoNews
NOLAN N64 ORIGINAL โ€“ MADE IN ITALY R9

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.
PUSAKO PILIHAN

Rekomendasi untuk Anda

Temukan bacaan berikutnya.

Pilihan terbaru 1 / 1

Memuat pilihan beritaโ€ฆ

Pilihan menyesuaikan minat di browser ini. Anda dapat menonaktifkan atau meresetnya lewat Kelola minat.

Berita Terkait

Excellent Aromatica R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoHelp
Layanan Jaringan 24 Jam โ€” pesan dapat dikirim kapan saja.
Memuat identitas...
Identitas Tamu
Sebelum chat, kenalkan diri agar PusakoCenter dapat menindaklanjuti bantuan Anda.
Nama wajib. Isi minimal salah satu: Email atau Nomor WhatsApp. Data kontak hanya digunakan untuk layanan PusakoHelp.
Memuat PusakoHelp...
Pesan tersimpan di sistem PusakoNews.