PusakoNews.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh unsur terkait memperkuat kerja sama dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Arahan tersebut mencakup keterlibatan TNI, Polri, pemerintah daerah, Manggala Agni, serta masyarakat dalam upaya pemadaman dan pencegahan kebakaran.
Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan arahan Presiden tersebut saat memberikan keterangan kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (11/10/2026).
Menurut Listyo, keterlibatan berbagai unsur diperlukan untuk menentukan dan menjalankan langkah penanganan karhutla secara bersama-sama.
"Yang jelas Presiden telah memerintahkan TNI, Polri, pemerintah daerah, termasuk Manggala Agni, masyarakat, semua untuk bersama-sama menyelesaikan dan melakukan langkah-langkah yang terbaik untuk menyelesaikan karhutla," ujar Listyo sebagaimana dikutip dari keterangan resmi Kantor Staf Presiden.
Satgas Darat dan Udara Jadi Bagian Penanganan
Pemerintah menempuh pendekatan penanganan karhutla melalui operasi satuan tugas (satgas) di darat dan udara. Upaya tersebut disertai langkah pencegahan agar pengendalian kebakaran tidak hanya bergantung pada kegiatan pemadaman.
Listyo menjelaskan, pemerintah juga mendorong sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat serta perbaikan regulasi yang berkaitan dengan penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Dengan pendekatan tersebut, penanganan karhutla diarahkan melalui beberapa jalur, yakni pengerahan petugas di lapangan, peningkatan kesadaran masyarakat, dan penguatan perangkat kebijakan.
Dalam keterangannya kepada media pada hari yang sama, Listyo turut menjelaskan bahwa pemerintah melakukan berbagai pemantauan untuk menjadi bahan kajian dalam menentukan langkah penanganan yang tepat.









Komentar