"Kegiatan meliputi pendirian posko, dukungan bagi relawan, pembersihan lumpur dan evaluasi penanganan."
Perkembangan berikutnya mencatat dua korban meninggal dunia setelah korban yang sebelumnya hilang ditemukan.
Pramuka Peduli Kwarcab Kota Solok bergerak di Arosuka pada 22–24 September 2026.
Sesuaikan Ukuran Baca
1160
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Solok - Pramuka Peduli Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Solok turut bergerak dalam aksi tanggap darurat bencana galodo yang melanda kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Harnofriandi dari Unit Kebencanaan Pramuka Peduli Kwarcab Kota Solok, kegiatan tanggap darurat dilaksanakan selama tiga hari, yakni 22 hingga 24 September 2026.
Pada Selasa, 22 September, personel Pramuka Peduli melakukan sejumlah kegiatan di beberapa lokasi, antara lain Mako PP Kota Solok, kompleks Rumah Dinas Bupati Kabupaten Solok, serta kompleks Perumahan Nuansa Griya Arosuka.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Kegiatan meliputi pendirian posko, dukungan bagi relawan, pembersihan lumpur dan evaluasi penanganan.
Kegiatan diawali dengan menyiapkan minuman panas bagi para relawan yang dimasak di Mako PP Kota Solok. Tim kemudian mendirikan tenda Posko Pramuka Peduli bersama Pramuka Kwarcab Kabupaten Solok.
Personel juga turun membantu membersihkan material lumpur di kawasan permukiman warga Perumahan Nuansa Griya Arosuka.
Pada Rabu, 23 September, kegiatan dilanjutkan dengan mengikuti apel kesiagaan relawan kebencanaan di halaman Balai Kota Solok. Setelah apel, personel kembali membantu membersihkan lumpur yang memenuhi kawasan permukiman warga di Perumahan Nuansa Griya Arosuka.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Tiga Hari Bergerak, Pramuka Peduli Kota Solok Bantu Warga Terdampak Galodo
Keterlibatan Pramuka Peduli dalam penanganan bencana tersebut juga tercatat dalam informasi Pemerintah Kota Solok. Pada 23 September, Pramuka Peduli disebut menjadi salah satu unsur yang mengikuti apel siaga bersama sejumlah perangkat dan unsur penanganan bencana lainnya.
Memasuki Kamis, 24 September, personel Pramuka Peduli kembali membantu pembersihan lumpur di permukiman warga Perumahan Nuansa Griya Arosuka. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan evaluasi di Posko Pramuka Kabupaten Solok.
Setelah evaluasi tersebut, kegiatan Aksi Tanggap Darurat Bencana Galodo Arosuka oleh Pramuka Peduli Kwarcab Kota Solok untuk sementara dihentikan sambil menunggu instruksi lebih lanjut dari Dantatsatgas.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Galodo Arosuka, Pramuka Peduli Kota Solok Bantu Relawan dan Warga
Perkembangan penanganan bencana kemudian berlanjut pada pencarian korban. Pada 24 September, BNPB menyebut pencarian korban dan pendataan menjadi salah satu prioritas penanganan galodo di Kabupaten Solok.
Informasi terbaru pada 25 September menyebut korban meninggal dunia akibat banjir bandang Arosuka telah mencapai dua orang. Korban yang sebelumnya masih dalam pencarian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sehingga seluruh jenazah yang dilaporkan dalam perkembangan tersebut telah ditemukan.
Rangkaian kegiatan Pramuka Peduli Kwarcab Kota Solok tersebut menjadi bagian dari dukungan relawan dalam penanganan kondisi darurat dan pembersihan wilayah terdampak galodo Arosuka.
SOURCE CREDIT / REFERENCES
[01]Informasi Harnofriandi, Unit Kebencanaan Pramuka Peduli Kwarcab Kota Solok.
[02]Pemerintah Kota Solok/InfoPublik mengenai penanganan galodo Arosuka.
[03]BNPB mengenai penanganan galodo Solok.
[04]MetroTV mengenai perkembangan korban meninggal dunia.
AUTHOR: Redaksi PusakoNews
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar