"Utusan khusus AS Jared Kushner bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Yerusalem untuk membahas kelanjutan rencana AS bagi Gaza. Pertemuan berlangsung tanpa kesepakatan terobosan, sementara pembahasan mengenai perlucutan senjata Hamas dan pen"
Pertemuan berlangsung hampir empat jam, tetapi belum menghasilkan terobosan mengenai pelaksanaan rencana tersebut.
Kushner dan Netanyahu bertemu di Yerusalem pada 17 Agustus 2026 untuk membahas upaya menghidupkan kembali rencana AS terkait Gaza
Sesuaikan Ukuran Baca
975
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Yerusalem - Utusan khusus Amerika Serikat Jared Kushner bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Yerusalem pada 17 Agustus 2026 untuk membahas kelanjutan rencana AS mengakhiri perang di Gaza. Pertemuan tersebut berlangsung di tengah kebuntuan mengenai pelaksanaan rencana yang sebelumnya telah mendapat persetujuan Hamas secara prinsip.
Pertemuan Kushner dan Netanyahu berlangsung hampir empat jam. Reuters melaporkan pembicaraan berakhir tanpa terobosan, dengan Israel dan Hamas masih mempertahankan sejumlah tuntutan utama masing-masing.
Kushner datang ke kawasan tersebut sebagai bagian dari upaya untuk menghidupkan kembali rencana AS bagi Gaza. Sehari sebelumnya, ia bertemu dengan tokoh politik Hamas di Mesir. Pembicaraan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pertemuan bersama Netanyahu di Israel.
Salah satu persoalan utama adalah urutan pelaksanaan komitmen. Israel mempertahankan tuntutan agar Hamas terlebih dahulu dilucuti sebelum penarikan pasukan Israel dari Gaza. Sementara itu, Hamas menginginkan penghentian serangan Israel dan pelaksanaan komitmen Israel sebagai bagian dari proses menuju pelucutan senjata.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Reuters melaporkan bahwa Kushner menyebut pertemuannya dengan Netanyahu berlangsung baik. Ia juga menyampaikan harapan bahwa proses perlucutan senjata Hamas dapat mulai berjalan dalam waktu sekitar 30 hari, sementara penanganan jaringan terowongan dapat berlangsung dalam rentang 60 hingga 90 hari. Pernyataan tersebut merupakan pandangan Kushner mengenai kemungkinan perkembangan, bukan pengumuman bahwa kesepakatan final telah tercapai.
Selain persoalan perlucutan senjata, pembicaraan juga menghasilkan kesepakatan untuk membentuk kelompok kerja yang membahas demiliterisasi Gaza serta persoalan sanitasi, air bersih, dan kesehatan masyarakat.
Dengan demikian, perkembangan pada 17โ18 Agustus 2026 lebih tepat dipahami sebagai upaya diplomatik untuk mengatasi kebuntuan pelaksanaan rencana Gaza, bukan sebagai pengumuman kesepakatan baru yang telah menyelesaikan seluruh persoalan gencatan senjata.
Situasi tetap berkembang. Perbedaan mengenai perlucutan senjata Hamas, penarikan pasukan Israel, dan tahapan pelaksanaan rencana AS masih menjadi faktor penting dalam menentukan perkembangan berikutnya.
SOURCE CREDIT / REFERENCES
[01]Reuters โ laporan 18 Agustus 2026 mengenai pembicaraan Kushner dengan Israel dan Hamas.
[02]Associated Press / Washington Post โ laporan mengenai pertemuan Kushner-Netanyahu dan belum adanya komitmen final.
[03]Reuters melalui ABC Australia โ laporan mengenai pembahasan kelompok kerja dan posisi kedua pihak.
AUTHOR: Redaksi PusakoNews
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar