Siapa Ayatollah Alireza? Penerus Khamenei yang Wafat Sehari Setelah Dilantik

Sosok Ayatollah Ali Reza: Ulama Berpengaruh yang Wafat Sehari Usai Jadi Pemimpin
Profil Ayatollah Ali Reza ©PusakoNews.com/red
Sesuaikan Ukuran Baca
44
760

PusakoNews.com, Tehran - Situasi politik di Iran kembali menjadi sorotan dunia setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei. Pemimpin yang telah memegang kendali negara selama lebih dari tiga dekade itu dilaporkan tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel di Teheran pada 28 Februari 2026.


Menyusul kejadian tersebut, pemerintah Iran segera mengambil langkah untuk menjaga stabilitas nasional dengan menunjuk Ayatollah Ali Reza sebagai pemimpin sementara. Namun, situasi menjadi semakin dramatis ketika ulama senior tersebut dilaporkan meninggal dunia hanya satu hari setelah penunjukan.


Ayatollah Ali Reza sebelumnya dikenal sebagai salah satu tokoh berpengaruh dalam struktur keagamaan dan politik Iran. Ia pernah menjabat sebagai anggota Dewan Penjaga Iran serta Wakil Ketua kedua Majelis Pakar Iran, lembaga yang memiliki kewenangan memilih pemimpin tertinggi negara.


Ulama yang lahir di Meybod, Provinsi Yazd, pada 1959 itu menempuh pendidikan agama di kota suci Qom, pusat studi teologi Syiah di Iran. Ia dikenal memiliki status mujtahid, tingkat keilmuan tinggi yang memberikan otoritas untuk menafsirkan hukum Islam dan mengeluarkan fatwa.

Sepanjang kariernya, Ali Reza lebih banyak berkiprah di jalur kelembagaan dan pendidikan. Ia pernah memimpin Universitas Internasional Al-Mustafa di Qom serta aktif dalam jaringan pendidikan Islam internasional.


Dalam sejumlah pernyataan publik, Ali Reza juga dikenal memiliki sikap tegas terhadap kebijakan Barat, khususnya terhadap Amerika Serikat, dan menegaskan bahwa tekanan internasional tidak akan menghentikan pengembangan kemampuan pertahanan Iran.


Kematian mendadak Ayatollah Ali Reza menambah ketidakpastian politik di Iran yang saat ini berada di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Majelis Pakar kini menjadi pihak yang berwenang menentukan pemimpin tertinggi Iran berikutnya.

[PusakoNews.com/red]

Berita Terkait