Program “Pulang Basamo” Kembali Digelar, 12 Ribu Warga Sumbar Mudik Gratis

Andre Rosiade Lepas Mudik Gratis “Pulang Basamo” ke Sumbar, 250 Bus Angkut 12.000 Perantau
Mudik Gratis ke Sumbar! Andre Rosiade Sediakan 250 Bus untuk 12.000 Perantau ©PusakoNews.com/red
Sesuaikan Ukuran Baca
79
723
PusakoNews.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, kembali menggelar program mudik gratis “Pulang Basamo” bagi perantau Minang menuju Sumatra Barat pada momentum Lebaran 2026. Program ini menyediakan 250 bus yang akan mengangkut sekitar 12.000 pemudik dari Jakarta menuju berbagai daerah di Sumbar.

Pelepasan rombongan mudik dilakukan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (8/3/2026). Andre menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan terhadap komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk membantu masyarakat perantau agar dapat pulang kampung dan merayakan Lebaran bersama keluarga.

Menurut Andre, program “Pulang Basamo” telah memasuki tahun keempat penyelenggaraan dengan jumlah peserta yang terus meningkat. Tahun pertama diikuti 75 bus, tahun kedua 200 bus, dan sejak tahun ketiga hingga kini mencapai 250 bus.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Tiket keberangkatan bahkan habis dalam waktu kurang dari 30 menit sejak pendaftaran dibuka. Selain transportasi gratis, para pemudik juga mendapatkan konsumsi selama perjalanan.

Seluruh rombongan bus akan mendapat pengawalan dari kepolisian hingga tiba di Sumatra Barat. Titik kedatangan utama pemudik berada di depan Masjid Raya Sumatra Barat di Kota Padang serta di Lapangan Kantin, Kota Bukittinggi, meski peserta tetap diperbolehkan turun di wilayah lain sepanjang rute perjalanan.

Keberangkatan mudik dilakukan dalam dua gelombang. Sekitar 100 bus telah diberangkatkan lebih awal, sementara 150 bus lainnya dijadwalkan berangkat pada 15 Maret 2026. Gelombang pertama didominasi mahasiswa, sedangkan gelombang berikutnya diikuti para pekerja perantau.

Andre juga menilai program mudik gratis ini memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, karena para perantau yang pulang kampung turut membawa perputaran uang dan meningkatkan aktivitas ekonomi di Sumatra Barat.

Selain itu, pemerintah pusat juga menunjukkan komitmen kuat terhadap pembangunan daerah, termasuk melalui dukungan anggaran sekitar Rp18,9 triliun untuk pemulihan dan pembangunan kembali Sumatra Barat pascabencana alam.
[PusakoNews.com/red]

Berita Terkait