Rencana AS Persenjatai Kurdi Terendus, Iran Langsung Hujani Markas dengan Serangan!
Teheran Hantam Markas Kurdi yang Diduga Didukung AS
Media pemerintah Iran, Press TV, menyebut operasi militer itu menargetkan apa yang disebut sebagai “kelompok separatis anti-Iran” yang beroperasi di wilayah Kurdi negara tetangga. Rekaman video yang diunggah media tersebut di platform X memperlihatkan sejumlah ledakan yang menerangi langit malam selama operasi berlangsung, meski lokasi pasti serangan tidak diungkapkan.
Sejumlah laporan media internasional menyebut beberapa ledakan terdengar di Provinsi Sulaimaniyah, Irak utara. Sumber lokal mengindikasikan serangan kemungkinan menyasar markas kelompok bersenjata Kurdi Iran, Komala.
Peristiwa ini terjadi di tengah laporan bahwa beberapa kelompok bersenjata Kurdi Iran yang berbasis di perbatasan Iran–Irak tengah menjalin komunikasi dengan pihak Amerika Serikat terkait kemungkinan operasi terhadap pasukan keamanan Iran di wilayah barat negara tersebut.
Menurut laporan Reuters, koalisi kelompok Kurdi Iran disebut telah melakukan latihan militer dengan skenario serangan lintas batas yang bertujuan melemahkan kekuatan militer Teheran.
Namun, kantor berita Tasnim yang berbasis di Iran membantah kabar mengenai infiltrasi pejuang Kurdi bersenjata dari wilayah Irak ke Iran.
Sementara itu, media Israel The Jerusalem Post melaporkan adanya aktivitas ratusan pejuang Kurdi di sekitar perbatasan Irak–Iran. Laporan tersebut, mengutip pejabat Israel dan Amerika Serikat, menyebut kelompok tersebut tengah mempersiapkan kemungkinan operasi darat di wilayah Iran barat.
Sumber-sumber Kurdi juga mengungkapkan bahwa pasukan mereka telah meningkatkan kesiapan dalam beberapa hari terakhir guna memberi tekanan terhadap pasukan keamanan Iran dan memecah konsentrasi militer Teheran di berbagai wilayah.
Di tengah situasi ini, sejumlah laporan internasional menyebut pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sedang mempertimbangkan opsi memberikan dukungan persenjataan kepada kelompok Kurdi sebagai bagian dari dinamika konflik yang melibatkan Iran dan sekutunya di kawasan.
Media Al Jazeera melaporkan bahwa dalam beberapa hari terakhir Trump melakukan komunikasi intensif dengan sejumlah pihak terkait perkembangan konflik regional, termasuk kontak dengan pemimpin kelompok bersenjata Kurdi di kawasan perbatasan Iran–Irak.
Hingga kini, situasi keamanan di kawasan tersebut masih terus berkembang di tengah meningkatnya tensi geopolitik yang melibatkan sejumlah kekuatan regional dan internasional.
[PusakoNews.com/red]
Berita Terkait
Setelah Serang Iran, AS Minta Negara Arab Tanggung Biaya Militer
31 Mar 2026 - 15:50
675
Trump Permalukan Putra Mahkota Saudi: “Sekarang Dia Menjilat Saya!”
29 Mar 2026 - 20:22
660
Iran Klaim Siap Hadapi Invasi Darat, Siagakan Delapan Lapis Pertahanan Terintegrasi
29 Mar 2026 - 11:57
665
AS Perkuat Militer di Timur Tengah, Opsi Eskalasi terhadap Iran Disiapkan
28 Mar 2026 - 11:31
708