Setelah Khamenei, Kini Ahmadinejad Dilaporkan Tewas!

Dramatis! Ahmadinejad Tewas Sehari Setelah Pemakaman Khamenei
Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, 69 tahun, dilaporkan tewas di Teheran dalam serangan udara AS dan Israel ©PusakoNews.com/red
Sesuaikan Ukuran Baca
76
585
PusakoNews.com, Tehran - Situasi di Iran memanas setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menargetkan sejumlah titik strategis di ibu kota, Teheran. Media pemerintah Iran melaporkan bahwa mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad (69), tewas dalam serangan rudal yang menghantam kawasan timur Teheran.

Dalam pernyataan singkat, disebutkan Ahmadinejad gugur bersama beberapa pengawalnya setelah kediamannya menjadi sasaran serangan. Tiga pengawal yang dilaporkan tewas yakni Mehdi Mokhtari, Mostafa Azizi, dan Hassan Masjedi. Hingga kini, belum ada keterangan rinci lanjutan dari otoritas resmi terkait detail insiden tersebut.

Kabar ini muncul hanya sehari setelah prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang digelar di Teheran dan dihadiri ribuan pelayat. Serangan sebelumnya dilaporkan menargetkan kompleks kediaman pemimpin tertinggi Iran, memicu gelombang duka dan ketegangan nasional.

Selain Ahmadinejad, empat pejabat tinggi militer Iran juga dilaporkan tewas dalam operasi militer yang disebut sebagai “Epic Fury”. Mereka adalah:

Abdolrahim Mousavi, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran.

Mohammad Pakpour, Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Aziz Nasirzadeh, Menteri Pertahanan dan Logistik Angkatan Bersenjata Iran.

Ali Shamkhani, Perwakilan Pemimpin di Dewan Pertahanan Tertinggi Iran.

Sebagai respons atas gugurnya pimpinan IRGC, pemerintah Iran menunjuk Ahmad Vahidi sebagai Panglima Tertinggi baru IRGC menggantikan Mohammad Pakpour.

Perkembangan ini menandai eskalasi signifikan dalam konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, sekaligus menjadi pukulan besar bagi struktur kepemimpinan politik dan militer Iran. Otoritas Iran menyatakan akan mengambil langkah strategis menyikapi situasi keamanan nasional yang terus berkembang.

Pemerintah Iran hingga saat ini masih melakukan evaluasi dampak serangan dan belum mengumumkan langkah balasan resmi. Situasi di Teheran dilaporkan dalam pengamanan ketat.
[PusakoNews.com/red]

Berita Terkait