Tangis dan Amarah Rakyat Iran Atas Gugurnya Ayatollah Ali Khamenei
Garda Revolusi Bersumpah Balas, Situasi Makin Memanas
Sejumlah warga memadati berbagai lokasi di ibu kota Teheran. Para pelayat terlihat mengibarkan bendera Iran, membawa foto Khamenei, dan menyampaikan doa. Aksi berkabung juga berlangsung di Lapangan Enghelab, Teheran, serta di Makam Imam Reza di Masyhad.
Pemerintah Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari dan meliburkan aktivitas nasional selama tujuh hari.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melalui platform Truth Social menyampaikan konfirmasi atas kematian tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk “keadilan” bagi rakyat Iran dan Amerika.
Sementara itu, Garda Revolusi Iran mengecam keras serangan tersebut dan menyebutnya sebagai “kejahatan besar”. Dalam pernyataan resminya, Garda Revolusi menegaskan akan melancarkan operasi militer besar sebagai respons terhadap Israel dan pangkalan Amerika Serikat.
Situasi keamanan di kawasan Timur Tengah kini menjadi perhatian dunia menyusul meningkatnya ketegangan pascakejadian tersebut.
[PusakoNews.com/red]
Berita Terkait
Setelah Serang Iran, AS Minta Negara Arab Tanggung Biaya Militer
31 Mar 2026 - 15:50
674
Trump Permalukan Putra Mahkota Saudi: “Sekarang Dia Menjilat Saya!”
29 Mar 2026 - 20:22
660
Iran Klaim Siap Hadapi Invasi Darat, Siagakan Delapan Lapis Pertahanan Terintegrasi
29 Mar 2026 - 11:57
665
AS Perkuat Militer di Timur Tengah, Opsi Eskalasi terhadap Iran Disiapkan
28 Mar 2026 - 11:31
708