Serangan Gabungan AS–Israel ke Iran, Situasi Memanas di Timur Tengah

Trump Resmi Gabung Israel Serang Iran, Timur Tengah di Ambang Perang Besar!
AS-Israel Bombardir Teheran, Iran Siapkan Balasan “Menghancurkan” ©PusakoNews.com/red
Sesuaikan Ukuran Baca
42
605
PusakoNews.com, Tehran - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi keterlibatan militer Amerika Serikat dalam operasi gabungan bersama Israel yang menargetkan Iran. Dalam pernyataannya, Trump menegaskan operasi tersebut bertujuan menghilangkan ancaman nyata yang dinilai berasal dari rezim Iran terhadap kepentingan dan keselamatan rakyat Amerika.

“Militer AS telah memulai operasi tempur berskala besar di Iran untuk membela rakyat Amerika dengan meniadakan ancaman dari rezim Iran,” ujar Trump.

Media pemerintah Iran, IRINN, melaporkan serangan udara Israel terjadi di Teheran pada Sabtu (28/2/2026). Siaran sempat mengalami gangguan sebelum kembali mengudara dengan laporan kepulan asap dan suara ledakan di sejumlah titik ibu kota. Selain Teheran, ledakan juga dilaporkan terjadi di Kermanshah, Lorestan, Tabriz, Isfahan, dan Karaj.

Seorang pejabat Iran kepada Reuters menyatakan pihaknya tengah menyiapkan respons yang disebut akan “sangat menghancurkan”. Iran dilaporkan menutup wilayah udaranya menyusul serangan tersebut. Ketua Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran, Ebrahim Azizi, turut melontarkan peringatan keras kepada AS dan Israel melalui media sosial.

Di pihak lain, Israel menyebut operasi tersebut sebagai serangan pendahuluan untuk mengantisipasi ancaman terhadap negaranya. Pemerintah Israel juga menutup wilayah udara dan menetapkan status darurat guna mengantisipasi potensi serangan balasan berupa drone dan rudal.

Sebelumnya, kapal induk Angkatan Laut AS USS Gerald R. Ford dilaporkan telah tiba di wilayah Israel pada Jumat (27/2/2026), mempertegas eskalasi militer di kawasan.

Situasi di Timur Tengah kini memasuki fase kritis dengan potensi eskalasi lanjutan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Hingga saat ini, verifikasi independen atas seluruh laporan di lapangan masih berlangsung.
[PusakoNews.com/red]

Berita Terkait