PusakoNews.com, Washington - Amerika Serikat dan Arab Saudi dilaporkan telah mencapai kesepakatan strategis yang membuka jalan bagi Kerajaan Arab Saudi untuk mengembangkan program tenaga nuklir sipil untuk pertama kalinya. Pengumuman resmi mengenai kesepakatan tersebut diperkirakan akan disampaikan pada hari ini.
Berdasarkan informasi dari seorang pejabat regional yang mengetahui proses negosiasi, kedua negara telah menyepakati kerja sama komersial yang memungkinkan perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat berpartisipasi dalam pembangunan dan pengoperasian pembangkit listrik tenaga nuklir di Arab Saudi. Meski demikian, identitas perusahaan yang akan terlibat hingga kini belum diumumkan.
Salah satu poin penting dalam kesepakatan tersebut adalah kemungkinan Arab Saudi memperoleh izin untuk memperkaya uranium sendiri sebagai bahan bakar reaktor nuklir. Jika terealisasi, proses pengayaan akan dilakukan di fasilitas yang dibangun dengan teknologi Amerika Serikat di wilayah Arab Saudi.
AS dan Arab Saudi Capai Kesepakatan Nuklir, Riyadh Bersiap Kembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Pertama
"AS dan Arab Saudi Sepakati Kerja Sama Nuklir, Riyadh Segera Bangun PLTN Pertama"
Ketentuan tersebut menjadi pembeda utama dibandingkan perjanjian kerja sama nuklir antara Amerika Serikat dan Uni Emirat Arab (UEA) yang disepakati pada 2009. Dalam kesepakatan dengan UEA, Abu Dhabi tidak diperkenankan memproduksi bahan bakar nuklir secara mandiri dan harus bergantung pada pasokan dari luar negeri, disertai sejumlah pembatasan lain.
Meski telah mencapai kesepakatan prinsip, implementasi kerja sama tersebut masih memerlukan proses lanjutan, termasuk pembahasan dan pertimbangan di Kongres Amerika Serikat sebelum dapat diberlakukan secara penuh.
Apabila seluruh tahapan persetujuan berhasil dilalui, kerja sama ini akan menjadi tonggak penting dalam pengembangan energi nuklir sipil Arab Saudi sekaligus memperkuat kemitraan strategis antara Washington dan Riyadh di sektor energi berteknologi tinggi.
[PusakoNews.com/red]









Komentar