"Gerhana Matahari Langka Memukau Jutaan Warga Inggris dan Eropa, 90% Matahari Tertutup"
Jutaan Orang Terpukau! Gerhana Matahari Paling Dramatis di Inggris dalam 30 Tahun
Beberapa saat sebelum gerhana matahari total di langit di atas Arcos de las Salinas, dekat Spanyol - menyelimuti para pengamat langit dalam kegelapan.
Sesuaikan Ukuran Baca
602
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, London - Fenomena gerhana matahari yang disebut sebagai salah satu yang paling dramatis dalam satu generasi memukau jutaan warga di Inggris dan sejumlah wilayah Eropa. Peristiwa astronomi tersebut menjadi gerhana matahari paling spektakuler yang terlihat dari Inggris dalam hampir tiga dekade.
Dari Inggris, masyarakat menyaksikan gerhana matahari sebagian yang mencapai puncaknya sesaat setelah pukul 19.00 BST. Di sebagian besar wilayah, Bulan menutupi lebih dari 90 persen permukaan Matahari. Di Cornwall, cakupan gerhana bahkan mencapai sekitar 95 persen.
Gerhana sebagian mulai terlihat sekitar pukul 18.00 BST di Skotlandia bagian utara dan beberapa menit sebelum pukul 18.20 BST di pesisir selatan Inggris. Wilayah Inggris bagian tengah dan selatan serta Wales mendapat kondisi langit yang relatif cerah sehingga masyarakat dapat mengamati Bulan yang perlahan melintas di depan Matahari.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Bulan memulai perjalanannya melintasi Matahari untuk gerhana sebagian seperti yang terlihat dari Asten, Belanda.
Sementara itu, wilayah Inggris bagian utara, Skotlandia, dan Irlandia Utara menghadapi kondisi yang lebih berawan. Meski demikian, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Berbagai lokasi pengamatan dipadati warga yang ingin menyaksikan fenomena langka tersebut.
Kacamata khusus gerhana matahari menjadi barang yang sulit diperoleh menjelang peristiwa tersebut. Sejumlah toko dilaporkan kehabisan alat pelindung mata. Sebagian masyarakat kemudian menggunakan metode sederhana seperti proyeksi melalui saringan, kotak sereal, maupun kertas untuk mengamati gerhana secara aman.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Kerumunan besar berkumpul di Calton Hill, Edinburgh, tetapi harus menghadapi langit yang berawan.
Berbeda dengan Inggris, sejumlah wilayah Greenland, Islandia, dan Spanyol berada di jalur gerhana total. Di Spanyol, sekitar pukul 20.30 waktu setempat atau 19.30 BST, posisi Matahari, Bulan, dan Bumi berada hampir tepat dalam satu garis sehingga menghasilkan kegelapan total selama kurang dari dua menit.
Kerumunan di sepanjang jalur totalitas menyambut momen tersebut dengan sorak-sorai. Korona Matahari, berupa lapisan atmosfer luar yang terdiri atas gas bersuhu sangat tinggi, terlihat mengelilingi Bulan. Pengamat juga berpeluang melihat prominensi, yakni struktur gas kemerahan yang mengikuti medan magnet Matahari.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Waktu untuk Reykjavík dan Valencia menunjukkan saat fase totalitas dimulai, dalam waktu setempat.
Ilmuwan asal Chile, Yasmin Catricheo, melakukan perjalanan ribuan kilometer menuju A Coruña, Spanyol, untuk menyaksikan gerhana total. Ia menggambarkan suasana ketika totalitas terjadi sebagai pengalaman yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.
Gerhana matahari terjadi ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi sehingga sebagian atau seluruh cahaya Matahari terhalang dan bayangannya jatuh ke permukaan Bumi.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Atmosfer Matahari dan lengkungan gas berwarna merah muda dapat terlihat membengkok keluar dari permukaan Matahari selama gerhana total di Bergos, Spanyol.
Gerhana total sendiri sebenarnya terjadi di suatu tempat di Bumi sekitar setiap 18 bulan. Namun, kesempatan menyaksikan gerhana total dari lokasi tertentu jauh lebih jarang, dengan interval rata-rata dapat mencapai sekitar 400 tahun.
Fenomena tersebut dimungkinkan oleh kebetulan kosmologis. Matahari berjarak sekitar 150 juta kilometer dari Bumi, atau sekitar 400 kali lebih jauh dibandingkan jarak Bulan. Pada saat yang sama, diameter Bulan sekitar 400 kali lebih kecil daripada Matahari. Perbandingan tersebut membuat keduanya tampak memiliki ukuran hampir sama ketika diamati dari Bumi.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Orang-orang berbondong-bondong ke berbagai kota di seluruh Eropa, termasuk Herten, Jerman, untuk menyaksikan gerhana sebagian yang mungkin menjadi yang terbaik dalam 50 tahun terakhir.
Periode 2026 hingga 2028 disebut sebagai salah satu "zaman keemasan" bagi para pemburu gerhana karena terdapat tiga gerhana matahari total yang dapat disaksikan dari berbagai wilayah dunia. Namun, rangkaian tersebut tidak melintasi Inggris.
Inggris diperkirakan baru akan mengalami gerhana matahari sebagian dengan cakupan sekitar 45 persen pada 2027. Untuk gerhana yang lebih besar, masyarakat Inggris harus menunggu hingga 2081, ketika hingga 99 persen Matahari diperkirakan tertutupi.
Adapun gerhana matahari total berikutnya yang dapat disaksikan dari Inggris baru akan terjadi pada 2090.
Source Credit: BBC
Photo Credit: BBC/CNN
Editor: Febriansyah
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar