"Argentina Bungkam Swiss 3-1 di Perpanjangan Waktu, Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026"
Drama 120 Menit! Argentina Singkirkan Swiss dan Amankan Tiket Semifinal Piala Dunia 2026
Gol Spektakuler Julian Alvarez Antar Argentina Hadapi Inggris di Semifinal
Sesuaikan Ukuran Baca
695
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Kansas City Stadium [Arrowhead Stadium] - Tim nasional Argentina memastikan langkah ke babak semifinal Piala Dunia FIFA 2026 setelah menaklukkan Swiss dengan skor 3-1 melalui babak perpanjangan waktu pada laga perempat final yang berlangsung di Kansas City Stadium. Kemenangan ini mengantar skuad asuhan Lionel Scaloni menghadapi Inggris pada semifinal yang akan digelar di Atlanta Stadium, Rabu mendatang.
Para pemain Argentina dan Swiss mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang Jayden Adams dari Afrika Selatan
Leandro Paredes dari Argentina beraksi melawan Fabian Rieder dari Swiss
Alexis Mac Allister dari Argentina mencetak gol pertama
Pelatih Argentina Lionel Scaloni bereaksi bersama para pemainnya saat istirahat minum
Kiper Argentina Emiliano Martinez melakukan penyelamatan di samping Swiss Breel Embolo
Lisandro Martinez dari Argentina memblokir tembakan Dan Ndoye dari Swiss
Lionel Messi
Breel Embolo dari Swiss bereaksi setelah ia diberi kartu kuning kedua dan kartu merah oleh wasit Joao Pinheiro menyusul tinjauan VAR
Upaya tendangan Lisandro Martinez dari Argentina diselamatkan oleh Gregor Kobel dari Swiss
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Alexis Mac Allister merayakan gol pembuka untuk Argentina
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Swiss tampil agresif dan mampu memberikan tekanan kepada juara dunia tersebut. Namun, Argentina justru membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-10 melalui Alexis Mac Allister. Berawal dari sepak pojok Lionel Messi, gelandang berpostur 1,76 meter itu sukses memenangi duel udara di tengah kepungan para pemain bertahan Swiss sebelum menanduk bola masuk ke gawang Gregor Kobel.
Setelah unggul, Argentina beberapa kali berada di bawah tekanan. Penjaga gawang Emiliano Martinez tampil sebagai penyelamat dengan menggagalkan peluang emas Breel Embolo yang lolos dari kawalan Lisandro Martinez dan berhadapan langsung dengannya.
Memasuki babak kedua, Argentina sempat memiliki peluang menggandakan keunggulan ketika Messi mengirim umpan terobosan kepada Nahuel Molina. Namun, penyelesaian akhir bek kanan tersebut masih melebar dari sasaran.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Swiss kemudian meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-67 melalui Dan Ndoye. Sebelumnya, dua peluang Ndoye berhasil digagalkan, masing-masing oleh blok krusial Lisandro Martinez dan penyelamatan gemilang Emiliano Martinez, sebelum akhirnya ia mampu memanfaatkan kesempatan berikutnya untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Momentum pertandingan berubah drastis pada menit ke-72. Swiss harus melanjutkan laga dengan 10 pemain setelah Breel Embolo menerima kartu kuning kedua akibat dianggap melakukan simulasi oleh wasit. Keunggulan jumlah pemain membuat Argentina semakin mendominasi jalannya pertandingan.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Lionel Messi dari Argentina beraksi melawan Gregor Kobel dari Swiss
Menjelang berakhirnya waktu normal, Lionel Messi hampir memastikan kemenangan Albiceleste. Aksinya menusuk ke dalam kotak penalti diakhiri dengan tembakan melengkung kaki kanan yang hanya melintas tipis di sisi gawang Swiss.
Laga yang berlanjut ke babak tambahan tetap berlangsung terbuka. Thiago Almada lebih dulu mengancam lewat tendangan yang membentur bagian luar tiang gawang Swiss.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Julian Alvarez
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-112. Julian Alvarez mencetak gol spektakuler melalui tendangan melengkung yang gagal dijangkau Gregor Kobel dan membawa Argentina kembali memimpin 2-1.
Swiss yang terus berupaya mengejar ketertinggalan harus menerima pukulan telak pada masa injury time babak perpanjangan waktu. Lautaro Martinez sukses mencetak gol ketiga Argentina pada menit ke-120+1 sekaligus memastikan kemenangan 3-1 dan tiket menuju semifinal.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Lautaro Martinez merayakan golnya bersama Lionel Messi
Berkat hasil tersebut, Argentina akan menghadapi Inggris dalam duel empat besar yang diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling bergengsi di Piala Dunia FIFA 2026.
Sejumlah catatan menarik turut mewarnai kemenangan Argentina. Gol Alexis Mac Allister mengakhiri rekor Swiss yang tidak pernah tertinggal selama 17 jam 10 menit sejak babak kualifikasi hingga putaran final Piala Dunia 2026.
Selain itu, Argentina kini telah mencetak gol dalam 15 pertandingan Piala Dunia secara beruntun. Rekor tersebut hanya kalah dari Uruguay (16 pertandingan), Hungaria (17 pertandingan), Jerman (18 pertandingan pada dua periode berbeda), serta Brasil (18 pertandingan).
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Pemain Terbaik Pertandingan Michelob Ultra Superior, Julian Alvarez (Argentina)
Kemenangan atas Swiss juga mengukir sejarah baru bagi Argentina sebagai tim pertama yang mampu mencetak dua gol pada babak perpanjangan waktu dalam lebih dari satu pertandingan pada satu edisi Piala Dunia.
Atas kontribusi besarnya sepanjang pertandingan, Julian Alvarez dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan (Michelob Ultra Superior Player of the Match) setelah menjadi pembeda lewat gol krusial yang membuka jalan kemenangan Argentina. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar