Ancaman Serangan Terbatas AS ke Iran Mengemuka, Diplomasi Jenewa Jadi Penentu
Teheran Waspada! Trump Buka Opsi Serangan Lebih Besar
Serangan yang dimaksud disebut sebagai manuver cepat dan terukur, dengan kemungkinan pelaksanaan melalui operasi udara terkoordinasi yang menyasar target strategis tertentu. Sasaran potensial dilaporkan mencakup markas besar Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), fasilitas nuklir, serta infrastruktur program rudal balistik Iran.
Langkah ini dikabarkan menjadi bagian dari tekanan Washington agar Teheran menghentikan sepenuhnya program pengembangan senjata nuklirnya. Meski demikian, Presiden Trump juga disebut tetap membuka opsi operasi militer yang lebih luas dalam beberapa bulan mendatang jika Iran tidak memenuhi tuntutan tersebut.
Di tengah eskalasi wacana militer, negosiator senior kedua negara dijadwalkan bertemu di Jenewa, Swiss, pada Kamis mendatang dalam perundingan yang disebut sebagai upaya terakhir mencegah konflik terbuka. Pertemuan ini difasilitasi oleh Oman sebagai mediator.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan putaran negosiasi terakhir menunjukkan “tanda-tanda menggembirakan”, seraya menegaskan bahwa Teheran telah menyiapkan langkah antisipatif untuk berbagai kemungkinan. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Oman Badr Al-Busaidi memastikan pembicaraan di Jenewa tetap berjalan dengan dorongan positif untuk mencapai kesepakatan.
Situasi ini menandai fase krusial hubungan AS-Iran, dengan diplomasi dan opsi militer berjalan beriringan dalam dinamika geopolitik yang kian sensitif.
[PusakoNews.com/red]
Berita Terkait
Trump Permalukan Putra Mahkota Saudi: “Sekarang Dia Menjilat Saya!”
29 Mar 2026 - 20:22
653
Iran Klaim Siap Hadapi Invasi Darat, Siagakan Delapan Lapis Pertahanan Terintegrasi
29 Mar 2026 - 11:57
662
AS Perkuat Militer di Timur Tengah, Opsi Eskalasi terhadap Iran Disiapkan
28 Mar 2026 - 11:31
706
Iran Buka Akses Hormuz Hanya Untuk 7 Negara, Kapal RI Malah Tertahan!
27 Mar 2026 - 15:17
736