"RD Kongo Bangkit Dramatis! Taklukkan Uzbekistan 3-1 dan Cetak Sejarah di Piala Dunia"
Comeback Spektakuler! RD Kongo Singkirkan Uzbekistan, Tantang Inggris di Babak 32 Besar
RD Kongo Bangkit dari Ketertinggalan untuk Menghadapi Inggris
Rangkuman Berita
Yoane Wissa Menggila! Dua Gol Antar RD Kongo Lolos Bersejarah ke Fase Gugur
RD Kongo Ukir Sejarah Baru, Comeback 3-1 atas Uzbekistan dan Hadapi Inggris
Uzbekistan Tersingkir! RD Kongo Melaju ke Babak 32 Besar Berkat Kebangkitan Luar Biasa
Sesuaikan Ukuran Baca
593
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Atlanta Stadium [Mercedes-Benz Stadium] - Tim nasional RD Kongo mencatatkan sejarah baru di pentas Piala Dunia FIFA setelah memastikan tiket ke babak 32 besar untuk pertama kalinya. Kepastian itu diraih usai menaklukkan Uzbekistan dengan skor 3-1 dalam laga pamungkas fase grup yang berlangsung di Atlanta Stadium.
Statistik RD Kongo vs Uzbekistan
Sempat tertinggal lebih dahulu, wakil Afrika tersebut menunjukkan mental pantang menyerah dengan membalikkan keadaan melalui dua gol Yoane Wissa dan satu gol Fiston Mayele. Hasil ini mengantarkan RD Kongo melaju sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik, sementara Uzbekistan harus mengakhiri kiprahnya di turnamen.
Uzbekistan sebenarnya membuka pertandingan dengan penuh percaya diri. Bahkan, mereka sempat menjebol gawang RD Kongo ketika laga baru berjalan sekitar 20 detik. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena posisi offside.
Eldor Shomurodov
Meski demikian, tim berjuluk White Wolves tetap mampu mencetak gol pembuka pada menit ke-10. Eldor Shomurodov memanfaatkan peluang dari sudut sempit dan melepaskan penyelesaian akurat yang membawa Uzbekistan unggul 1-0. Gol tersebut sekaligus menjadi momen bersejarah karena merupakan kali pertama Uzbekistan memimpin pertandingan di ajang Piala Dunia.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Menit ke-68 ketika wasit menunjuk titik penalti. Yoane Wissa yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk mengubah skor menjadi 1-1
RD Kongo berusaha segera merespons. Pada menit ke-17, Nathanael Mbuku sempat mencetak gol penyama kedudukan. Namun, gol tersebut tidak disahkan setelah wasit menilai telah terjadi pelanggaran dalam proses terciptanya gol.
Memasuki babak kedua, Uzbekistan hampir menggandakan keunggulan melalui Shomurodov pada menit ke-51. Sayangnya, upaya sang penyerang hanya membentur bagian atas jaring gawang sehingga skor tetap bertahan.
Tekanan RD Kongo semakin meningkat seiring berjalannya pertandingan. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-68 ketika wasit menunjuk titik penalti. Yoane Wissa yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Gol Fiston Mayele
Momentum tersebut menjadi titik balik permainan. Hanya berselang sepuluh menit, kombinasi dua pemain pengganti berhasil membawa RD Kongo berbalik unggul. Tembakan Meschack Elia yang sempat membentur pemain lawan mengarah ke Fiston Mayele. Dengan sentuhan cerdik, Mayele menaklukkan kiper Abduvohid Nematov sekaligus membawa timnya memimpin 2-1.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Yoane Wissa merayakan gol keduanya yang menjadikan RD Kongo unggul 3-1 dari Uzbekistan
Saat Uzbekistan berusaha mengejar ketertinggalan, RD Kongo justru memastikan kemenangan pada masa injury time. Wissa mencetak gol keduanya melalui penyelesaian keras dari tepi kotak penalti pada menit ke-90+1 yang mengunci kemenangan 3-1 sekaligus memastikan langkah bersejarah negaranya menuju fase gugur.
Pada babak 32 besar, RD Kongo dijadwalkan menghadapi Inggris di Atlanta pada 1 Juli dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Kata mereka
Sebastien Desabre, pelatih kepala RD Kongo dengan Fabio Cannavaro, pelatih kepala Uzbekistan
Wissa: Ini Momen Bersejarah bagi Seluruh Rakyat Kongo
Penyerang RD Kongo sekaligus pemain terbaik pertandingan, Yoane Wissa, mengaku bangga atas pencapaian timnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh skuad dan dukungan masyarakat Kongo.
"Saya hanyalah satu bagian dari teka-teki ini. Hari ini menjadi pertandingan yang sangat berat dengan tekanan besar di pundak kami. Masih ada beberapa hal yang harus kami perbaiki, tetapi yang terpenting adalah kami berhasil mencapai babak 32 besar untuk pertama kalinya dalam sejarah. Kami akan menikmati momen ini karena perjalanan kami tidak mudah. Terima kasih kepada seluruh rakyat Kongo. Momen seperti inilah yang membuat semua perjuangan kami terbayar," ujar Wissa.
Desabre Puji Mental Bertanding Anak Asuhnya
Pelatih RD Kongo, Sebastien Desabre, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemain yang dinilainya mampu bangkit setelah tertinggal lebih dulu.
Menurut Desabre, timnya telah menunjukkan karakter kuat dengan tetap tenang dan terus menyerang hingga akhirnya membalikkan keadaan.
"Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pemain karena mereka tampil luar biasa. Tim ini selalu tahu bagaimana merespons ketika tertinggal. Hari ini kami bermain lebih menyerang dan mampu menunjukkan bahwa kami memiliki kualitas untuk mencetak gol. Saya juga berterima kasih kepada seluruh staf pelatih. Kami bangga dan bahagia bisa memberikan kebahagiaan kepada rakyat Kongo," katanya.
Cannavaro: Piala Dunia Jadi Pelajaran Berharga
Di kubu Uzbekistan, pelatih Fabio Cannavaro mengakui timnya tampil sangat baik pada babak pertama sesuai rencana yang telah disusun. Namun, ia menilai intensitas permainan yang tinggi membuat anak asuhnya kehilangan tenaga setelah jeda.
"Saya tahu kami mengeluarkan banyak energi pada babak pertama dan itu membuat saya khawatir menghadapi babak kedua. Saya berusaha membangkitkan semangat pemain saat turun minum, tetapi di level seperti ini, kesalahan kecil akan langsung dihukum. Meski tersingkir, pengalaman di Piala Dunia ini sangat berharga. Saya bangga terhadap para pemain karena mereka telah berjuang dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka," ujar Cannavaro.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Pemain Terbaik Pertandingan Unggul, Yoane Wissa (RD Kongo)
Statistik Penting - RD Kongo menang 3-1 atas Uzbekistan setelah sempat tertinggal lebih dahulu. - Yoane Wissa mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-68 melalui penalti dan menit ke-90+1. - Fiston Mayele menyumbang satu gol pada menit ke-78. - Eldor Shomurodov mencetak gol pembuka Uzbekistan pada menit ke-10, yang menjadi gol pertama sekaligus keunggulan pertama Uzbekistan sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia. - Kemenangan ini memastikan RD Kongo lolos ke babak 32 besar Piala Dunia FIFA untuk pertama kalinya dalam sejarah sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik. - Yoane Wissa dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan (Player of the Match) berkat kontribusi dua gol yang mengantarkan negaranya mengukir sejarah. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar