"Mesir Ukir Sejarah! Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Iran Gigit Jari karena VAR"
VAR Buyarkan Mimpi Iran, Mesir Resmi Melaju ke Babak Knockout Piala Dunia 2026
Mohanad Lashin dan Mohamed Hany dari Mesir merayakan kemenangan sementara Saeid Ezatolahi dari Iran tampak kecewa setelah pertandingan
Rangkuman Berita
Mesir Lolos Tanpa Terkalahkan, Gol Iran di Menit Akhir Dianulir VAR
Drama VAR Warnai Mesir vs Iran, The Pharaohs Amankan Tiket ke Babak 32 Besar
Mesir Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Iran Masih Harus Menunggu Kepastian
Sesuaikan Ukuran Baca
636
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Seattle Stadium [Lumen Field] - Mesir memastikan langkah bersejarah ke fase gugur Piala Dunia FIFA 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Iran pada laga terakhir Grup G. Hasil tersebut membawa The Pharaohs melaju ke babak 32 besar sebagai runner-up grup tanpa sekalipun menelan kekalahan di fase penyisihan.
Sementara itu, Iran belum dapat memastikan tiket ke babak berikutnya. Satu poin yang diraih membuat mereka masih berpeluang lolos sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik, namun nasib mereka kini bergantung pada hasil pertandingan di Grup J, K, dan L.
Gol Ramin Rezaeian
Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Mesir tampil agresif sejak menit-menit awal dan langsung membuka keunggulan pada menit kelima. Berawal dari aksi Mohamed Salah yang melepaskan tembakan ke arah gawang, bola sempat ditepis kiper Iran, Alireza Beiranvand. Namun, pantulan bola berhasil dimanfaatkan Mahmoud Sabre yang dengan tenang menyarangkan bola dari jarak dekat untuk membawa Mesir unggul 1-0.
Iran merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Kesempatan emas datang pada menit kesembilan setelah Mehdi Taremi memperoleh hadiah penalti akibat pelanggaran Mohamed Abdelmonem di kotak terlarang. Namun, eksekusi Taremi berhasil digagalkan kiper Mesir, Mostafa Shobeir, yang tampil gemilang di bawah mistar.
Shobeir kembali menunjukkan kualitasnya beberapa menit kemudian saat menggagalkan peluang Milad Mohammadi. Meski demikian, bola muntah jatuh tepat di kaki Ramin Rezaeian yang sigap melepaskan tendangan dari sudut sempit untuk mengubah skor menjadi 1-1 pada menit ke-14.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Gol telat Shoja Khalilzadeh untuk Iran dianulir karena offside saat melawan Mesir.
Menjelang turun minum, Mesir nyaris kembali kebobolan akibat kesalahan antisipasi Shobeir saat membaca arah umpan silang. Beruntung bagi Mesir, sundulan Shoja Khalilzadeh masih melenceng tipis dari sasaran sehingga skor tetap bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Mesir lebih banyak mengendalikan jalannya pertandingan. Tim asuhan Hossam Hassan bermain disiplin sambil memantau perkembangan laga Grup G lainnya, di mana Belgia unggul atas Selandia Baru. Situasi tersebut membuat hasil imbang sudah cukup mengamankan posisi Mesir sebagai runner-up grup.
Drama terjadi pada masa injury time ketika Iran sempat mencetak gol yang berpotensi mengantarkan mereka finis di posisi kedua klasemen. Shoja Khalilzadeh berhasil menjebol gawang Mesir, namun setelah dilakukan pemeriksaan melalui Video Assistant Referee (VAR), gol tersebut dianulir karena offside.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Mohamed Salah dari Mesir berjabat tangan dengan Ramin Rezaeian dari Iran setelah pertandingan
Tak lama berselang, Mostafa Shobeir kembali menjadi penyelamat Mesir dengan menggagalkan peluang Saeid Ezatolahi yang mengancam gawang pada menit-menit terakhir. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 1-1.
Hasil tersebut memastikan Mesir mengukir sejarah dengan lolos ke babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya. Mereka akan menghadapi Australia pada babak 32 besar sebagai runner-up Grup G.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Pemain Terbaik Pertandingan Unggul, Ramin Rezaeian (Iran)
Di sisi lain, Iran masih harus menunggu hasil pertandingan dari grup lain untuk mengetahui apakah koleksi satu poin tambahan tersebut cukup mengantarkan mereka ke fase knockout melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Statistik Kunci: Keberhasilan melaju ke fase gugur menjadi pencapaian bersejarah bagi Mesir. Sebelum tampil di Piala Dunia FIFA 2026, The Pharaohs telah mengikuti tiga edisi Piala Dunia tanpa pernah meraih satu pun kemenangan, dengan catatan dua hasil imbang dan lima kekalahan.
Pemain Terbaik Pertandingan: Penghargaan Player of the Match diberikan kepada Ramin Rezaeian berkat kontribusinya mencetak gol penyama kedudukan sekaligus penampilan impresif sepanjang pertandingan bagi Iran. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar