PusakoNews.com, Jakarta - Istana Kepresidenan Jakarta menerima kunjungan santri dan pengajar Pondok Pesantren Qurrotu Nafsin dalam program “Istana untuk Anak Sekolah”, Kamis (25/6). Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mengenal lebih dekat sejarah bangsa, lingkungan Istana Kepresidenan, serta tata kelola pemerintahan.
Selama kunjungan, para santri diajak menelusuri berbagai area di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, mempelajari fungsi bangunan-bangunan pemerintahan, serta melihat koleksi benda bersejarah yang menjadi bagian penting perjalanan bangsa. Para peserta mengaku antusias dan memperoleh pengalaman berharga yang memperluas wawasan sejarah, kebangsaan, dan pemerintahan.
Dari Pesantren ke Istana, Santri Qurrotu Nafsin Belajar Langsung Sejarah dan Pemerintahan
"Momen Bersejarah! Santri Qurrotu Nafsin Kunjungi Istana Kepresidenan Jakarta"
Rangkuman Berita
- Momen Bersejarah! Santri Qurrotu Nafsin Kunjungi Istana Kepresidenan Jakarta
- Tak Semua Orang Bisa Masuk, Santri Qurrotu Nafsin Ungkap Pengalaman di Istana Negara
- Program Istana untuk Anak Sekolah Buka Wawasan Santri tentang Pemerintahan Indonesia
Selain menambah pengetahuan, para santri juga mengaku terkesan dengan suasana dan kemegahan kompleks Istana Kepresidenan. Kunjungan tersebut memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai peran Istana, Sekretariat Militer, Wakil Presiden, serta tugas dan fungsi jajaran pemerintahan dalam menjalankan program negara.
Salah satu pengajar Pondok Pesantren Qurrotu Nafsin, Ustazah Meilana Sahara, berharap program edukatif ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak pelajar, khususnya dari lingkungan pesantren, memperoleh kesempatan belajar langsung mengenai sejarah dan penyelenggaraan pemerintahan.
Program “Istana untuk Anak Sekolah” merupakan bagian dari upaya pemerintah membuka akses pembelajaran bagi generasi muda agar lebih memahami sejarah bangsa, mengenal sistem pemerintahan, serta menumbuhkan semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap tanah air sejak dini.
[PusakoNews.com/red]









Komentar