"Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah, Konektivitas Nasional Makin Kuat"
Dari Sampang hingga Bangkalan, Prabowo Jalankan Agenda Besar di Jawa Timur
Presiden Prabowo Subianto meresmikan ruas jalan sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di seluruh Indonesia dan menjadi bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur, pada S
Rangkuman Berita
Prabowo Tancap Gas Bangun Infrastruktur: 1.151 Km Jalan Daerah Diresmikan
Jalan Baru 1.151 Km Diresmikan Prabowo, Ini Dampaknya bagi Ekonomi Rakyat
Prabowo Perkuat Ekonomi Desa Lewat Peresmian Jalan Daerah Nasional
Sesuaikan Ukuran Baca
569
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Kabupaten Sampang - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Timur pada Selasa, 23 Juni 2026, dalam rangka agenda strategis nasional yang mencakup peresmian infrastruktur serta kegiatan keagamaan berskala besar.
Presiden bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 09.00 WIB bersama rombongan terbatas. Keberangkatan tersebut menandai dimulainya rangkaian agenda satu hari yang terfokus di dua wilayah, yakni Kabupaten Sampang dan Kabupaten Bangkalan.
Di Kabupaten Sampang, Presiden dijadwalkan meresmikan ruas-ruas jalan daerah yang merupakan bagian dari program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Setelah itu, Presiden melanjutkan perjalanan ke Bangkalan untuk menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 yang digelar di IAI Syaichona Mohammad Cholil.
Agenda kehadiran Presiden dalam forum NU tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran ulama dalam menjaga persatuan bangsa serta memberikan kontribusi pemikiran bagi pembangunan nasional.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Peresmian 1.151 Km Jalan Daerah di 37 Provinsi
Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Provinsi Jawa Timur dalam rangka kunjungan kerja pada Selasa, 23 Juni 2026
Dalam agenda di Kabupaten Sampang, Presiden Prabowo meresmikan pembangunan dan peningkatan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi di Indonesia. Program tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun 2025.
Peresmian dipusatkan di Ruas Kedungdung–Bringkoning, Desa Lar Lar, Kecamatan Banyuates. Sebelum peresmian, Presiden menerima pemaparan dari Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengenai capaian program IJD di berbagai daerah.
Program ini disebut sebagai implementasi Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 yang menitikberatkan pada percepatan konektivitas jalan daerah untuk mendukung swasembada pangan, energi, dan air.
Pemerintah mencatat, pembangunan jalan tersebut didukung anggaran sekitar Rp5,41 triliun dan difokuskan untuk memperlancar rantai pasok dari wilayah produksi ke pusat konsumsi, sekaligus meningkatkan aksesibilitas antarwilayah di seluruh Indonesia.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Infrastruktur Jalan sebagai Fondasi Ketahanan dan Pemerataan Ekonomi
Presiden Prabowo Subianto meresmikan ruas jalan sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di seluruh Indonesia dan menjadi bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur, pada S
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur ekonomi nasional, terutama di negara kepulauan dengan wilayah luas dan kondisi geografis beragam seperti Indonesia.
Presiden menekankan bahwa keberadaan jalan yang memadai akan menurunkan biaya logistik, memperlancar distribusi barang, serta memperkuat konektivitas antara desa, sentra produksi, hingga pusat perdagangan.
“Infrastruktur jalan adalah urat nadi perekonomian rakyat,” demikian garis besar penegasan Presiden, yang menyebut bahwa hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan sangat bergantung pada kelancaran akses transportasi.
Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan pemerataan pembangunan agar tidak ada daerah yang tertinggal akibat keterbatasan akses infrastruktur. Ke depan, pemerintah akan terus memperluas pembangunan hingga tingkat desa sebagai bagian dari strategi pemerataan ekonomi nasional.
Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Penutup: Kunjungan kerja Presiden Prabowo di Jawa Timur menegaskan sinergi antara pembangunan infrastruktur dan penguatan nilai kebangsaan, sekaligus menjadi tonggak penting dalam percepatan konektivitas nasional serta pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar