"Monas Dipenuhi 100 Ribu Jemaah, Zikir Kebangsaan Jadi Pembuka HUT RI Ke-81"
Lautan Jemaah di Monas! 100 Ribu Warga Ikuti Zikir dan Doa Kebangsaan
Zikir dan Doa Kebangsaan sebagai pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu malam, 1 Agustus 2026.
Sesuaikan Ukuran Baca
597
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Jakarta - Pemerintah menggelar Zikir dan Doa Kebangsaan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8/2026), sebagai pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang dihadiri lebih dari 100.000 jemaah ini menjadi momentum refleksi nasional untuk mengenang perjuangan para pendiri bangsa sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam mengisi kemerdekaan.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an Surah Ar-Rahman ayat 1–14 oleh juara I Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) International Al-Ameed Ke-3 Karbala, Irak Tahun 2026, Muhammad Zian Fahrezi.
Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam sambutannya menegaskan bahwa Zikir dan Doa Kebangsaan merupakan ikhtiar spiritual bangsa untuk memperkuat persatuan, kerukunan, dan harmoni di tengah keberagaman Indonesia. Menurutnya, kemajuan bangsa tidak hanya dibangun melalui kerja keras, tetapi juga oleh kekuatan doa, keluhuran akhlak, serta kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Husni Ismail mewakili umat Islam, Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty mewakili umat Kristen, Rm. Fransiskus Yance Sengga mewakili umat Katolik, Pinandita Gede Pastika mewakili umat Hindu, Bhikkhu Bhadranatha, Thera mewakili umat Buddha, serta Xs. Budi S. Tanuw
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa kebangsaan lintas agama yang dipimpin enam tokoh agama. Doa dipanjatkan secara bergantian sesuai keyakinan masing-masing sebagai ungkapan syukur atas kemerdekaan sekaligus harapan agar Indonesia senantiasa diberi kedamaian, persatuan, dan kekuatan dalam mewujudkan cita-cita nasional.
Doa lintas agama dipimpin oleh Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty mewakili umat Kristen Protestan, Romo Fransiskus Yance Sengga, S.Fill.Lic.Th. mewakili umat Katolik, Pinandita Gede Pastika mewakili umat Hindu, Bhikku Bhadranatha Thera mewakili umat Buddha, Xs. Budi S. Tanuwibowo mewakili umat Konghucu, dan ditutup oleh H. Husni Ismail mewakili umat Islam.
Suasana khidmat semakin terasa saat ribuan jemaah bersama-sama melantunkan Selawat Kebangsaan yang dipimpin Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.
Sebelum acara utama dimulai, rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Khotmil Qur'an yang dipimpin Dr. KH. Rijal Ahmad Rangkuti, dilanjutkan doa khataman Al-Qur'an oleh Ust. H. Muzakkir Abd Rahman, M.A.
Kegiatan tersebut turut dihadiri para Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih serta sejumlah tokoh lintas agama, menegaskan komitmen bersama untuk menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan merawat semangat kebangsaan dalam menyongsong HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar