HUT RI Ke-81 R1 PusakoNews.com R7a

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

BUBK Kebumen Jadi Tambak Udang Modern Terbesar di Indonesia, Produksi Ekspor Kian Melesat

"BUBK Kebumen Perkuat Posisi Indonesia sebagai Produsen Udang Ekspor, KKP Optimalkan Tambak Modern Berbasis Kawasan"

KKP Genjot Produksi Udang Nasional, BUBK Kebumen Cetak Lebih dari 254 Ton dalam Satu Siklus
Penampakan dari udara  tambak udang terbesar yang berlokasi di Kebumen.
Penampakan dari udara tambak udang terbesar yang berlokasi di Kebumen.
Sesuaikan Ukuran Baca
639
HUT RI Ke-81 R1 PusakoNews.com R5a

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Kabupaten Kebumen - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memperkuat langkah strategis dalam meningkatkan daya saing sektor perikanan nasional melalui pengembangan Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Kawasan tambak modern tersebut diproyeksikan menjadi model pengembangan budi daya udang berskala besar yang mendukung peningkatan produksi nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemasok utama udang di pasar ekspor dunia.

Juru Bicara Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ayu Rahmawati, menegaskan bahwa BUBK Kebumen merupakan salah satu program prioritas KKP yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas udang secara berkelanjutan dengan mengedepankan penerapan teknologi modern dan tata kelola kawasan yang terintegrasi.

Menurut Ayu, Indonesia memiliki potensi besar dalam industri perudangan. Kehadiran BUBK Kebumen menjadi bagian dari upaya pemerintah mengoptimalkan potensi tersebut, mengingat udang masih menjadi salah satu komoditas ekspor perikanan bernilai tinggi yang memiliki permintaan kuat di pasar internasional.

"Indonesia memiliki tambak udang terbesar yang berlokasi di Kebumen. BUBK Kebumen menjadi salah satu program unggulan KKP untuk mendorong peningkatan produksi udang nasional, mengingat udang merupakan salah satu komoditas ekspor perikanan terbesar dan andalan Indonesia di pasar global," ujar Ayu Rahmawati.

Pengembangan kawasan BUBK dilakukan dengan memanfaatkan lahan tambak yang sebelumnya tidak lagi produktif. Melalui revitalisasi kawasan, KKP membangun sistem budi daya udang modern di atas lahan seluas 100 hektare. Dari total luas tersebut, saat ini telah beroperasi 24 hektare kolam efektif yang terdiri atas 139 petak produksi, sehingga mampu mendukung kegiatan budidaya secara lebih efisien dan berkelanjutan.

Produksi Terus Meningkat, Siklus Budidaya Berjalan Berkesinambungan

Kinerja produksi BUBK Kebumen menunjukkan perkembangan yang positif. Pada panen kedua siklus ke-8, sebanyak 37 petak tambak berhasil dipanen dengan total produksi sekitar 75 ton udang.

Selanjutnya, panen tahap akhir siklus ke-8 dilaksanakan pada akhir Juli 2026 dengan melibatkan 70 petak produksi. Dari panen tersebut diperkirakan diperoleh sekitar 90 ton udang, sehingga total produksi selama siklus ke-8 diproyeksikan mencapai sekitar 254,5 ton.

HASKARA TRANS R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Tambak udang terbesar yang berlokasi di Kebumen, Jawa Tengah
Tambak udang terbesar yang berlokasi di Kebumen, Jawa Tengah

Seiring berakhirnya siklus ke-8, operasional kawasan tambak kini memasuki siklus budidaya ke-9, sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan produksi sekaligus memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor.

Memberikan Dampak Ekonomi bagi Masyarakat Sekitar

Keberadaan BUBK Kebumen tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan produksi udang nasional, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi perekonomian masyarakat di sekitar kawasan.

Hingga saat ini, operasional kawasan tambak modern tersebut telah menyerap 645 tenaga kerja lokal, yang terdiri atas 145 pekerja tetap dan 500 tenaga kerja harian lepas yang berasal dari desa-desa sekitar lokasi pengembangan.

Selain membuka lapangan pekerjaan, aktivitas budidaya turut mendorong tumbuhnya berbagai usaha penunjang di wilayah sekitar. Perputaran ekonomi terlihat dari berkembangnya warung makan, toko kebutuhan harian, penyedia sarana produksi tambak, jasa transportasi, hingga usaha penginapan yang melayani kebutuhan pekerja maupun mitra usaha.

Melalui pengembangan BUBK Kebumen, KKP berharap model budi daya udang berbasis kawasan dapat menjadi contoh nasional dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi, keberlanjutan, serta memperkuat daya saing komoditas udang Indonesia di pasar global. Program ini juga diharapkan mampu menghadirkan manfaat ekonomi yang lebih luas melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
[PusakoNews.com/red]

HUT RI Ke-81 R1 PusakoNews.com R9a

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Space Available Wonderful Indonesia R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews