"Prabowo dan Rosan Bahas Danantara, Mesin Baru Penggerak Ekonomi Indonesia"
Aset Negara Tak Boleh Menganggur, Prabowo Siapkan Langkah Besar Lewat Danantara
Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, di kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta, pada Minggu, 21 Juni 2026
Rangkuman Berita
Prabowo Genjot Konsolidasi BUMN, Target 300 Entitas Segera Dirampingkan
Transformasi BUMN Makin Masif, Prabowo Bidik Efisiensi dan Lonjakan Investasi
Danantara Jadi Senjata Baru Prabowo untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Sesuaikan Ukuran Baca
571
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengelolaan aset negara melalui percepatan transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta pengembangan sektor-sektor ekonomi baru yang memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan nasional. Komitmen tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan dalam pertemuan Presiden dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, di kediaman pribadi Presiden di Kertanegara, Jakarta, Minggu (21/6).
Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah strategis untuk memastikan aset negara dapat dikelola secara lebih efektif, produktif, dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat luas. Pemerintah menilai bahwa optimalisasi kekayaan negara harus mampu menjadi instrumen utama dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian serius terhadap upaya peningkatan kualitas tata kelola aset nasional melalui berbagai kebijakan transformasi yang tengah dijalankan pemerintah.
“Presiden menekankan pentingnya mengelola aset bangsa dengan lebih baik agar mampu menghasilkan manfaat yang lebih besar bagi rakyat,” ujar Teddy dalam keterangannya.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Danantara Didorong Menjadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Baru
Dalam pembahasan tersebut, Presiden Prabowo dan Menteri Rosan juga mengulas berbagai peluang pertumbuhan ekonomi baru yang dapat dikembangkan melalui peran strategis Danantara sebagai pengelola investasi negara. Sejumlah sektor dinilai memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi terhadap peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta perputaran ekonomi nasional.
Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah pariwisata yang terintegrasi dengan penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional. Pemerintah melihat bahwa penyelenggaraan event olahraga, konser musik, dan pengembangan industri kreatif dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat daya tarik Indonesia di mata dunia.
Menurut Teddy, berbagai kegiatan tersebut tidak hanya berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian nasional melalui peningkatan investasi dan aktivitas ekonomi di berbagai daerah.
“Peluang pertumbuhan ekonomi baru yang dapat didorong oleh Danantara mencakup penguatan sektor pariwisata melalui penyelenggaraan event olahraga, konser musik, hingga pengembangan industri kreatif yang mampu menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, dan meningkatkan perputaran ekonomi nasional,” jelas Teddy.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Konsolidasi BUMN Terus Dipacu
Selain membahas pengembangan sektor ekonomi baru, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian terhadap proses konsolidasi dan transformasi BUMN yang saat ini terus berjalan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan perusahaan-perusahaan negara yang lebih efisien, kompetitif, dan memiliki tata kelola yang semakin baik.
Pemerintah mencatat bahwa proses penyederhanaan struktur BUMN telah menunjukkan kemajuan signifikan. Dari total sekitar 1.077 entitas BUMN yang ada, sebanyak 258 entitas telah berhasil dikonsolidasikan. Upaya tersebut akan terus dilanjutkan dengan target konsolidasi sekitar 300 entitas dalam waktu dekat.
“Proses konsolidasi dan transformasi BUMN terus berjalan. Dari total sekitar 1.077 entitas BUMN, sebanyak 258 telah berhasil dikonsolidasikan, dan dilanjutkan dengan target sekitar 300 entitas dalam waktu dekat. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, serta mengurangi beban biaya yang selama ini ditanggung negara,” ungkap Teddy.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Mewujudkan Aset Negara sebagai Mesin Pertumbuhan
Transformasi BUMN dan optimalisasi aset negara merupakan bagian dari agenda besar pemerintahan Presiden Prabowo dalam membangun ekonomi nasional yang lebih kuat, produktif, dan berkelanjutan. Melalui pengelolaan aset yang lebih profesional dan terintegrasi, pemerintah berupaya memastikan setiap kekayaan negara mampu memberikan nilai tambah yang maksimal bagi pembangunan nasional.
Kebijakan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global, memperluas peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional dalam jangka panjang.
Dengan penguatan tata kelola aset dan percepatan transformasi BUMN, pemerintah berharap seluruh potensi kekayaan bangsa dapat dioptimalkan sebagai mesin pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat Indonesia. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar