Presiden Prabowo Perkuat Fondasi Olahraga Nasional: Dorong Pembinaan Atlet Berkelanjutan, Perhatian Khusus untuk Disabilitas, dan Dukungan Penuh bagi Timnas Indonesia
"Prabowo Tegaskan Revolusi Olahraga Nasional, Fokus Disabilitas hingga Piala Dunia 2030"
Gebrakan Prabowo! Olahraga Disabilitas hingga Timnas Jadi Prioritas Utama
Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir beserta pelatih sepak bola tim nasional Indonesia John Herdman di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, pada Jumat, 19 Juni 2026
Rangkuman Berita
Prabowo Siapkan Fondasi Besar Olahraga Indonesia, Targetkan Prestasi Dunia
Dukungan Penuh Prabowo: Indonesia Gaspol Menuju Piala Dunia 2030
Prabowo Minta Pembinaan Atlet Jangka Panjang, Bonus Rp1 Miliar Jadi Sorotan
Sesuaikan Ukuran Baca
589
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Kabupaten Bogor - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembangunan olahraga nasional yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada prestasi dunia. Komitmen tersebut mengemuka saat Presiden menerima Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir bersama pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, John Herdman, di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, Jumat (19/6).
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari penguatan olahraga disabilitas, pembangunan sistem pembinaan atlet jangka panjang, pengembangan Akademi Olahraga Nasional, hingga dukungan pemerintah terhadap sepak bola nasional dan persiapan Indonesia menuju Piala Dunia 2030.
Presiden Dorong Penguatan Olahraga Disabilitas yang Lebih Inklusif
Menpora Erick Thohir menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian besar terhadap pengembangan olahraga disabilitas sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesetaraan akses dalam dunia olahraga nasional.
Salah satu program yang dilaporkan kepada Presiden adalah pengembangan sertifikasi kepelatihan bagi penyandang disabilitas. Program tersebut diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat disabilitas untuk berkontribusi sebagai pelatih sekaligus menjadi bagian dari ekosistem pembinaan olahraga nasional.
Menurut Erick, jumlah masyarakat penyandang disabilitas yang aktif berolahraga di Indonesia mencapai sekitar 23,9 juta hingga 25,9 juta orang atau sekitar 11 persen dari populasi. Potensi besar tersebut dinilai perlu mendapat perhatian dan dukungan yang lebih sistematis dari pemerintah.
Presiden Prabowo menilai penguatan kapasitas sumber daya manusia di kalangan penyandang disabilitas menjadi langkah penting untuk menciptakan lingkungan olahraga yang semakin inklusif dan berdaya saing.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Pelatnas Multi Years Jadi Prioritas untuk Cetak Prestasi Internasional
Presiden Prabowo
Selain olahraga disabilitas, Presiden Prabowo juga menaruh perhatian besar terhadap pembangunan sistem pembinaan atlet nasional yang berkelanjutan.
Dalam pertemuan tersebut, Erick menyampaikan perlunya dukungan kebijakan anggaran jangka panjang untuk program pemusatan latihan nasional (Pelatnas). Menurutnya, pembinaan atlet elite tidak dapat dilakukan hanya dengan skema anggaran tahunan karena membutuhkan perencanaan dan kesinambungan yang kuat.
Presiden Prabowo menyatakan dukungannya terhadap penerapan mekanisme pembiayaan multi years guna memastikan persiapan atlet menuju berbagai ajang internasional berjalan optimal.
Kebijakan tersebut dipandang penting dalam menghadapi agenda besar olahraga internasional, termasuk SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir semakin banyak atlet Indonesia yang berhasil menunjukkan prestasi membanggakan di berbagai cabang olahraga.
Presiden juga menegaskan bahwa investasi pada pembinaan atlet merupakan investasi jangka panjang bagi kehormatan bangsa di tingkat global.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Bonus Atlet dan Dana Pensiun Jadi Perhatian Pemerintah
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan atlet, Presiden Prabowo turut memberikan perhatian terhadap sistem penghargaan dan perlindungan sosial bagi para olahragawan.
Erick mengungkapkan bahwa Presiden mendukung kebijakan pemberian bonus prestasi yang kompetitif bagi atlet yang berhasil mengharumkan nama Indonesia. Saat ini pemerintah telah menetapkan bonus sebesar Rp1 miliar bagi atlet berprestasi, dengan peluang peningkatan nilai penghargaan pada ajang yang lebih tinggi seperti Asian Games dan Olimpiade.
Selain itu, pemerintah juga terus mengkaji skema dana pensiun atlet sebagai bentuk jaminan kesejahteraan setelah para atlet menyelesaikan masa pengabdiannya di dunia olahraga.
Presiden meminta agar kajian mengenai sistem pensiun atlet dipersiapkan secara matang sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi para mantan atlet nasional di masa depan.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Akademi Olahraga Nasional Disiapkan untuk Cetak Generasi Emas
Dalam rangka membangun fondasi prestasi olahraga yang berkesinambungan, pemerintah juga tengah menyiapkan pembangunan Akademi Olahraga Nasional.
Program tersebut dirancang untuk menjaring dan membina bibit-bibit atlet potensial sejak usia dini melalui jalur pendidikan formal, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Melalui sistem pembinaan yang terstruktur sejak usia 8 hingga 10 tahun, pemerintah berharap dapat menciptakan regenerasi atlet nasional yang lebih terarah dan mampu bersaing di level dunia.
Rencana pembangunan akademi tersebut mendapat dukungan penuh dari Presiden Prabowo sebagai bagian dari strategi besar peningkatan kualitas olahraga nasional dalam jangka panjang.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Presiden Dukung Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN 2026
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir beserta pelatih sepak bola tim nasional Indonesia John Herdman memberikan keterangannya kepada awak media usai diterima Presiden Prabowo di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, pada Jumat, 19 Juni 2026
Pada kesempatan yang sama, Erick Thohir juga melaporkan perkembangan sepak bola nasional kepada Presiden Prabowo, termasuk peluang Indonesia menjadi tuan rumah turnamen FIFA ASEAN yang dijadwalkan berlangsung pada September hingga Oktober 2026.
Menurut Erick, FIFA telah memberikan sinyal positif terhadap pencalonan Indonesia sebagai penyelenggara ajang bergengsi tersebut.
Menanggapi hal itu, Presiden Prabowo menyatakan dukungan penuh dan siap mengambil langkah-langkah strategis yang diperlukan guna memperkuat posisi Indonesia dalam proses seleksi tuan rumah.
Presiden juga meminta koordinasi lintas kementerian segera dilakukan agar seluruh persiapan dapat berjalan secara optimal dan memenuhi standar internasional yang ditetapkan FIFA.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Timnas Menuju Piala Dunia 2030
Selain agenda penyelenggaraan FIFA ASEAN, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian khusus terhadap persiapan Tim Nasional Indonesia menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030 yang akan dimulai pada September tahun depan.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden berdialog langsung dengan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengenai kebutuhan tim dan langkah-langkah strategis yang diperlukan dalam menghadapi agenda kompetisi internasional mendatang.
Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan dukungan penuh terhadap seluruh program Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang berkaitan dengan pengembangan Timnas Indonesia.
Menurut Erick, Kepala Negara meminta agar seluruh elemen terkait menjaga kesinambungan program pembinaan sepak bola nasional demi memastikan kesiapan Timnas menghadapi tantangan yang semakin kompetitif di tingkat dunia.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
John Herdman: Target Lolos ke Piala Dunia 2030 Jadi Motivasi Utama
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan dukungan Presiden Prabowo terhadap perkembangan sepak bola nasional.
Ia menjelaskan bahwa Timnas Indonesia saat ini tengah mempersiapkan diri menghadapi sejumlah turnamen penting, termasuk AFF dan FIFA ASEAN, yang dinilai menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kualitas tim sekaligus memperkuat mental juara para pemain.
Menurut John, FIFA ASEAN merupakan kompetisi penting yang harus dimanfaatkan Indonesia untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu kekuatan sepak bola terbaik di kawasan Asia Tenggara.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa seluruh jajaran pelatih dan pemain memiliki satu tujuan besar, yakni membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030.
John menyebut semangat yang ditunjukkan Presiden Prabowo mencerminkan harapan jutaan masyarakat Indonesia yang mendambakan kehadiran Timnas di panggung sepak bola dunia. Target tersebut, menurutnya, menjadi motivasi yang terus mendorong seluruh elemen tim bekerja lebih keras setiap hari.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komitmen Membangun Prestasi dan Kebanggaan Nasional
Dukungan Presiden Prabowo terhadap penguatan olahraga disabilitas, pembinaan atlet jangka panjang, pembangunan Akademi Olahraga Nasional, hingga pengembangan sepak bola nasional menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem olahraga yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing global.
Melalui kebijakan yang berorientasi pada keberlanjutan serta dukungan terhadap pembinaan usia dini dan prestasi elite, pemerintah optimistis Indonesia dapat melahirkan semakin banyak atlet berprestasi sekaligus mewujudkan cita-cita besar tampil kompetitif di berbagai ajang internasional, termasuk Piala Dunia 2030. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar