Fifa World Cup 2026 R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Negara Peserta Piala Dunia Serang Balik Kritik Presiden UEFA soal Format 48 Tim

"Polemik Piala Dunia 48 Tim, 14 Negara Tolak Keras Komentar Aleksander Ceferin"

Negara Peserta Piala Dunia Tolak Kritik Presiden UEFA Terhadap Format 48 Tim
Presiden UEFA, Aleksander Ceferin
Presiden UEFA, Aleksander Ceferin

Rangkuman Berita

  • Piala Dunia 2026 Memanas, 14 Negara Bersatu Lawan Komentar Presiden UEFA
  • Kontroversi Besar! Kritik Ceferin soal Piala Dunia 48 Tim Tuai Kecaman Global
  • Tak Terima Diremehkan, Negara Peserta Piala Dunia Balas Pernyataan Presiden UEFA
Sesuaikan Ukuran Baca
567
Space Available Palu R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Nyon - Sejumlah negara peserta Piala Dunia FIFA 2026 secara terbuka menyampaikan keberatan terhadap pernyataan Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, yang dilaporkan mengkritik format baru Piala Dunia yang kini diikuti 48 tim. Dalam pernyataan bersama yang dirilis pada Minggu (14/6), mereka menegaskan bahwa setiap pertandingan di ajang sepak bola terbesar dunia memiliki arti penting dan tidak layak dianggap sebagai laga yang tidak menarik.

Pernyataan tersebut ditandatangani oleh asosiasi sepak bola dari Tanjung Verde (Cape Verde), Republik Demokratik Kongo, Curaçao, Haiti, Yordania, Uzbekistan, Aljazair, Mesir, Ghana, Pantai Gading, Maroko, Senegal, Afrika Selatan, dan Tunisia.

Kelompok negara tersebut menyatakan penolakan secara tegas terhadap komentar yang dikaitkan dengan Ceferin terkait perluasan jumlah peserta Piala Dunia dari 32 menjadi 48 tim. Mereka menilai pandangan tersebut tidak mencerminkan nilai universal sepak bola dan mengabaikan perjuangan panjang yang dilakukan banyak negara untuk mencapai putaran final.

“Bagi negara kami, tidak ada pertandingan Piala Dunia yang tidak penting. Sepak bola bukan milik sekelompok negara tertentu. Kekuatan olahraga ini justru terletak pada sifatnya yang universal,” demikian bunyi pernyataan bersama tersebut.

Piala Dunia FIFA 2026 menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan menghadirkan 48 negara peserta. Format baru ini membuka peluang lebih luas bagi negara-negara yang sebelumnya sulit menembus kompetisi elite dunia.

Tahun ini menjadi momen bersejarah bagi sejumlah negara. Cape Verde, Curaçao, Yordania, dan Uzbekistan berhasil mencatatkan debut mereka di putaran final Piala Dunia. Sementara itu, Republik Demokratik Kongo dan Haiti kembali tampil di panggung tertinggi sepak bola dunia setelah penantian panjang sejak tahun 1974.

Meski beberapa tim menghadapi tantangan berat, termasuk Curaçao yang harus mengakui keunggulan Jerman dengan skor 1-7 pada laga pembuka mereka, negara-negara tersebut menilai kehadiran mereka di Piala Dunia merupakan pencapaian luar biasa yang melampaui sekadar hasil pertandingan.

Menurut mereka, partisipasi di Piala Dunia bukan hanya prestasi olahraga, tetapi juga momentum nasional yang mampu menginspirasi generasi muda, mempercepat perkembangan sepak bola domestik, serta menciptakan kenangan berharga bagi masyarakat.

“Bagi banyak negara, tampil di Piala Dunia FIFA bukan sekadar pencapaian olahraga. Ini adalah momen yang mampu menginspirasi generasi, mempercepat pembangunan sepak bola, dan menciptakan kenangan yang bertahan sepanjang masa,” tulis pernyataan tersebut.

ExcellentAromatica R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Presiden UEFA Aleksander Ceferin dilaporkan mengatakan bahwa perluasan turnamen telah menyebabkan beberapa pertandingan menjadi 'tidak menarik'
Presiden UEFA Aleksander Ceferin dilaporkan mengatakan bahwa perluasan turnamen telah menyebabkan beberapa pertandingan menjadi 'tidak menarik'

Pernyataan itu tidak secara langsung mengutip ucapan Ceferin. Namun, Presiden UEFA tersebut sebelumnya dilaporkan oleh media Slovenia, Zurnal24 dan Dosi, menyampaikan pandangannya dalam sebuah konferensi di Ljubljana pada awal pekan lalu.

Dalam laporan tersebut, Ceferin disebut mengatakan bahwa format Piala Dunia yang lebih besar menghasilkan sejumlah pertandingan yang “sama sekali tidak menarik”. Meski demikian, ia juga mengakui bahwa format tersebut memberi kesempatan kepada negara-negara yang lebih kecil untuk merasakan atmosfer dan pengalaman tampil di Piala Dunia.

Negara-negara penandatangan menilai keberhasilan lolos ke putaran final merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan investasi besar, pembinaan berkelanjutan, dan pengorbanan berbagai pihak selama bertahun-tahun.

Mereka menegaskan bahwa di balik keberhasilan setiap tim nasional terdapat jutaan pendukung yang menjadikan sepak bola sebagai simbol kebanggaan, harapan, dan persatuan bangsa.

“Di balik setiap tim nasional terdapat komunitas besar dan jutaan orang yang memandang sepak bola sebagai sumber kebanggaan, harapan, serta pemersatu masyarakat,” demikian isi pernyataan tersebut.

Mereka juga menyatakan bahwa anggapan yang meremehkan nilai pertandingan yang melibatkan negara-negara berkembang sangat mengecewakan karena mengabaikan kerja keras para pemain, pelatih, klub, administrator sepak bola, serta para pendukung yang telah berjuang untuk mencapai panggung dunia.

Khusus bagi negara-negara seperti Republik Demokratik Kongo dan Haiti, kembalinya mereka ke Piala Dunia setelah puluhan tahun absen memiliki makna emosional yang sangat besar bagi jutaan pendukung yang telah menunggu momen tersebut selama beberapa generasi.

Menutup pernyataannya, kelompok negara peserta itu menegaskan bahwa setiap tim yang berhasil lolos ke Piala Dunia berhak memperoleh penghormatan yang sama.

“Setiap negara telah mendapatkan tempatnya melalui prestasi. Setiap pendukung berhak untuk bermimpi. Setiap pertandingan memiliki arti bagi jutaan orang di seluruh dunia.”

Mereka juga menegaskan kembali komitmen untuk mendukung perkembangan sepak bola global yang inklusif, memberikan kesempatan yang lebih luas bagi semua negara, serta memperkuat karakter universal yang menjadi fondasi utama olahraga tersebut.

“Oleh karena itu, kami menolak komentar Presiden UEFA dan menegaskan kembali keyakinan bahwa pertumbuhan sepak bola harus terus membuka peluang, menginspirasi generasi baru, dan memperkuat sifat global sejati dari permainan ini,” tutup pernyataan bersama tersebut.
[PusakoNews.com/red]

Space Available Nusa Tenggara Timur R9

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Space Available Palembang R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews