"Jerman Mengamuk! Hancurkan Curaçao 7-1 dan Kuasai Puncak Grup E"
Kai Havertz Bersinar, Jerman Pesta Gol 7-1 atas Debutan Piala Dunia Curaçao
Curacao di Piala Dunia 2026: Penduduknya Lebih Sedikit dari Ponorogo, tapi Mampu Bobol Gawang Jerman
Rangkuman Berita
Tak Terbendung! Jerman Gilas Curaçao 7-1 dalam Laga Satu Arah
Jerman Tunjukkan Kelas Juara Dunia, Curaçao Dibantai 7-1 di Houston
Havertz Cetak Brace, Jerman Permalukan Curaçao dengan Skor Telak 7-1
Sesuaikan Ukuran Baca
623
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
PusakoNews.com, Houston Stadium [NRG Stadium] - Tim nasional Jerman menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia dengan membukukan kemenangan telak 7-1 atas Curaçao dalam lanjutan fase grup Piala Dunia FIFA. Bertanding di Houston Stadium, skuad asuhan Julian Nagelsmann tampil dominan sejak menit awal dan memberikan pelajaran berharga bagi Curaçao yang menjalani debut bersejarah mereka di putaran final Piala Dunia.
Jamal Musiala, Gelandang serang andalan Bayern Munich ini menjadi salah satu kreator utama bagi skuad Der Panzer
Empat kali juara dunia itu langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan. Keunggulan Jerman tercipta pada menit keenam melalui Felix Nmecha yang melepaskan tembakan keras ke sudut gawang setelah menerima kombinasi permainan apik dari Florian Wirtz.
Meski berada di bawah tekanan hampir sepanjang pertandingan, Curaçao sempat memberikan kejutan pada menit ke-21. Livano Comenencia berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang Jerman dan melepaskan tembakan yang berubah arah setelah mengenai kaki pemain bertahan lawan. Bola meluncur di luar jangkauan Manuel Neuer dan membawa Curaçao menyamakan kedudukan menjadi 1-1, memicu euforia pendukung mereka di tribun stadion.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Jerman meraih kemenangan mudah atas Curaçao untuk memulai perjalanannya di Piala Dunia 2026
Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama. Jerman kembali menunjukkan kualitasnya dan mengambil alih kendali pertandingan. Pada menit ke-38, Nico Schlotterbeck membawa timnya kembali unggul melalui sundulan tajam memanfaatkan situasi sepak pojok.
Menjelang turun minum, Jerman memperoleh hadiah penalti setelah Riechedly Bazoer melakukan pelanggaran terhadap Felix Nmecha di area terlarang. Kai Havertz yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk mengubah skor menjadi 3-1 sekaligus menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman bagi Die Mannschaft.
Memasuki babak kedua, Jerman tidak mengendurkan intensitas permainan. Baru dua menit setelah kick-off, Jamal Musiala memperlebar jarak melalui penyelesaian klinis memanfaatkan umpan terobosan akurat dari Joshua Kimmich. Gol tersebut semakin mempertegas dominasi tim Eropa tersebut atas lawannya.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Kai Havertz
Keunggulan Jerman terus bertambah pada menit ke-68 ketika Nathaniel Brown mencatatkan momen istimewa dalam debut Piala Dunianya. Pemain muda tersebut sukses mencetak gol melalui tendangan voli terukur yang gagal diantisipasi penjaga gawang Curaçao.
Masuk dari bangku cadangan, Deniz Undav turut mencatatkan namanya di papan skor sepuluh menit kemudian. Penyerang Jerman itu memanfaatkan peluang dari jarak dekat untuk membawa timnya unggul 6-1.
Kai Havertz kemudian melengkapi penampilan impresifnya dengan gol kedua pada menit ke-88. Brace yang dicetak penyerang tersebut sekaligus memastikan kemenangan meyakinkan Jerman dengan skor akhir 7-1.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Skuad Timnas Curacao yang memulai debut mereka di Piala Dunia
Hasil ini mengantarkan Jerman menguasai puncak klasemen Grup E dan memperkuat peluang mereka untuk melaju ke fase berikutnya. Sebaliknya, Curaçao harus segera bangkit dan mengalihkan fokus menuju laga krusial menghadapi Ekuador pada 20 Juni mendatang demi menjaga asa mereka di turnamen.
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Bek Jerman Nathaniel Brown merayakan setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola Grup E Piala Dunia 2026 antara Jerman dan Curaçao
Selain kemenangan besar tersebut, pertandingan ini juga menjadi catatan bersejarah bagi Manuel Neuer. Pada usia 40 tahun 79 hari, kiper veteran Jerman itu resmi menjadi pemain tertua yang pernah mewakili negaranya di turnamen besar, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang legenda Jerman, Lothar Matthäus, pada ajang UEFA EURO 2000.
Atas kontribusinya yang luar biasa sepanjang pertandingan, Kai Havertz dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan Michelob Ultra Superior setelah mencetak dua gol dan berperan penting dalam kemenangan besar Jerman atas Curaçao. [PusakoNews.com/red]
Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews
Komentar
Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Komentar