Space Available Pasuruan R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah Mulai Realisasikan Pembangunan Jalan dan Jembatan Senilai Rp604,8 Miliar

Regional

"Pemprov Sulteng Mulai Bangun Jalan dan Jembatan Rp604,8 Miliar, Konektivitas Daerah Makin Kuat"

Proyek Infrastruktur Rp604,8 Miliar Resmi Dimulai, Gubernur Sulteng Genjot Pembangunan Jalan Strategis
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid melakukan groundbreaking Program Berani Lancar di Desa Kota Pulu, Kabupaten Sigi, Minggu (7/6/2026), menandai dimulainya pembangunan dan rekonstruksi jalan serta jembatan senilai Rp604,8 miliar di berbagai daerah.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid melakukan groundbreaking Program Berani Lancar di Desa Kota Pulu, Kabupaten Sigi, Minggu (7/6/2026), menandai dimulainya pembangunan dan rekonstruksi jalan serta jembatan senilai Rp604,8 miliar di berbagai daerah.

Rangkuman Berita

  • BERANI LANCAR Dimulai! Sulteng Gelontorkan Rp604,8 Miliar untuk Jalan dan Jembatan
  • Kabar Baik untuk Warga Sulteng, Proyek Jalan dan Jembatan Rp604,8 Miliar Resmi Berjalan
  • Pemprov Sulteng Tancap Gas, 12 Ruas Jalan Strategis Direkonstruksi dengan Dana Rp604,8 Miliar
Sesuaikan Ukuran Baca
516
Space Available Gorontalo R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Kabupaten Sigi - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi memulai pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan melalui Program BERANI LANCAR dengan total nilai investasi mencapai Rp604,829 miliar. Program yang dikerjakan menggunakan skema Multi Years Contract (MYC) tersebut ditandai dengan dimulainya rekonstruksi Ruas Jalan Palu–Kulawi di Kabupaten Sigi sebagai proyek perdana yang menjadi bagian dari agenda pembangunan strategis daerah.

Peluncuran program berlangsung di Lapangan Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, dan menjadi tonggak awal percepatan pembangunan infrastruktur yang dirancang untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tengah. Program ini merupakan salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke kawasan-kawasan produktif dan daerah penyangga ekonomi.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, melainkan juga menjadi instrumen penting untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik serta membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat di berbagai daerah. Menurutnya, konektivitas yang semakin baik akan mendorong munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang.


Related News: Presiden Prabowo Tiba di Miangas, Tegaskan Negara Hadir hingga Ujung Utara Indonesia


Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Sulawesi Tengah, Faidul Keteng, menjelaskan bahwa rekonstruksi Ruas Jalan Palu–Kulawi menjadi salah satu proyek prioritas karena memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung antara Kota Palu dengan sejumlah kawasan produktif di Kabupaten Sigi serta wilayah hinterland Sulawesi Tengah. Peningkatan kualitas infrastruktur pada ruas tersebut diharapkan mampu mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian, perdagangan, serta berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.

ExcellentAromatica R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Untuk proyek rekonstruksi Jalan Palu–Kulawi sendiri, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp65 miliar. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas jalan dan jembatan agar lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan. Dengan tersedianya infrastruktur yang memadai, biaya transportasi dapat ditekan, mobilitas masyarakat menjadi lebih efisien, dan peluang investasi di wilayah yang dilintasi semakin terbuka.

Secara keseluruhan, Program BERANI LANCAR mencakup pembangunan dan rekonstruksi sedikitnya 12 ruas jalan utama serta sejumlah jembatan yang tersebar di berbagai kabupaten di Sulawesi Tengah. Beberapa lokasi prioritas antara lain ruas Jalan Tomata di Kabupaten Morowali Utara, Palu–Kulawi di Kabupaten Sigi, Tonusu, Meko–Pendolo, Dataran Bulan di Kabupaten Tojo Una-Una, Air Terang di Kabupaten Buol, hingga pembangunan dan penggantian jembatan di Kabupaten Banggai Laut.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memastikan bahwa seluruh proyek yang masuk dalam program tersebut tetap berjalan meskipun daerah sedang menghadapi tantangan efisiensi anggaran. Langkah penghematan dilakukan pada sejumlah belanja operasional dan kegiatan yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat, sehingga ruang fiskal dapat tetap difokuskan untuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.

Pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur dalam Program BERANI LANCAR telah dirancang sejak tahun 2026 dan ditargetkan selesai secara bertahap hingga akhir tahun 2027. Pemerintah berharap pembangunan jalan dan jembatan tersebut mampu menciptakan konektivitas yang lebih baik antarwilayah, mempercepat pergerakan orang dan barang, serta menjadi katalisator bagi pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.


Related News: Bagi Hasil Nikel Diminta Lebih Adil, DPR Soroti Ketimpangan di Sulawesi Tenggara


Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, dengan menjadikan infrastruktur sebagai fondasi utama dalam memperkuat daya saing daerah dan meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
[PusakoNews.com/red]

iklan kzb

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Space Available Wonderful Indonesia R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews