Space Available Surabaya R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Tim Penyelamat Evakuasi Lima Penambang Tradisional dari Gua Banjir di Laos, Dua Orang Masih Dalam Pencarian

Asia-Pacific

"5 Penambang Emas Laos Berhasil Diselamatkan dari Gua Banjir, 2 Masih Hilang"

Dramatis! Tim Penyelamat Evakuasi 5 Warga yang Terjebak 10 Hari di Gua Laos
Tim penyelamat berkumpul setelah mengevakuasi warga desa yang terjebak selama lebih dari seminggu di dalam gua yang terendam banjir di provinsi Xaisomboun, Laos
Tim penyelamat berkumpul setelah mengevakuasi warga desa yang terjebak selama lebih dari seminggu di dalam gua yang terendam banjir di provinsi Xaisomboun, Laos

Rangkuman Berita

  • Operasi Menegangkan di Laos: 5 Penambang Dievakuasi Hidup-Hidup dari Gua Banjir
  • Kisah Bertahan Hidup di Gua Laos, Lima Pria Selamat Setelah 10 Hari Terisolasi
  • Banjir Tutup Jalan Keluar Gua, 5 Pencari Emas Laos Berhasil Diselamatkan
Sesuaikan Ukuran Baca
535
Space Available Palu R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Anouvong - Operasi penyelamatan dramatis di sebuah gua yang terendam banjir di Laos tengah kembali membuahkan hasil. Tim gabungan penyelamat berhasil mengevakuasi empat pria tambahan pada Sabtu waktu setempat, sehingga total korban selamat yang berhasil dikeluarkan mencapai lima orang dari tujuh warga desa yang sebelumnya terjebak di dalam gua selama sekitar 10 hari.

Dua orang lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang dan proses pencarian terus dilakukan di tengah kondisi medan yang sangat berbahaya.

Keempat korban berhasil dikeluarkan sehari setelah seorang pria pertama diselamatkan lebih dulu pada Jumat. Operasi penyelamatan melibatkan tim penyelam dari Laos dan Thailand, serta dukungan personel internasional yang bekerja tanpa henti sejak para korban ditemukan dalam keadaan hidup beberapa hari sebelumnya.

Halaman resmi Thailand Rescue Diver mengonfirmasi bahwa proses evakuasi terbaru berhasil dilakukan sekitar pukul 15.10 waktu setempat. Menurut tim penyelamat, debit air di dalam gua mulai menurun sehingga memungkinkan para korban berjalan dan berenang keluar didampingi penyelam profesional.

Foto-foto yang dibagikan oleh tim penyelamat menunjukkan para korban dievakuasi menggunakan tandu dalam kondisi tubuh dipenuhi lumpur, mengenakan masker oksigen, dan diselimuti pelindung darurat berbahan foil untuk menjaga suhu tubuh. Beberapa rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah korban tampak lemas bahkan sempat pingsan setelah berhasil keluar dari lorong gua sebelum akhirnya dipeluk dan ditenangkan oleh petugas penyelamat.

Kelima korban sebelumnya ditemukan hidup pada Rabu lalu di sebuah ruangan kecil di dalam gua, sekitar 300 meter dari pintu masuk utama. Mereka bertahan hidup dengan berlindung di tepian berbatu setelah akses keluar tertutup banjir akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut.

Space Available Banten R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Karena kondisi gua yang masih dipenuhi air dan minim jarak pandang, proses evakuasi tidak dapat langsung dilakukan. Tim penyelamat terlebih dahulu mengirimkan bantuan berupa air minum, makanan lunak, serta selimut untuk menjaga kondisi fisik para korban selama menunggu jalur evakuasi memungkinkan.

Salah satu teknisi dari kelompok penyelamat Thailand, Manat Artmongkron, sempat menyampaikan kabar keberhasilan evakuasi pertama melalui media sosial dengan menuliskan bahwa korban pertama berhasil keluar dalam keadaan selamat dan sehat.

Para penyelam menggambarkan operasi penyelamatan sebagai misi yang sangat berisiko. Lorong-lorong sempit yang dipenuhi air membuat jarak pandang hampir nol. Bahkan terdapat salah satu jalur sepanjang sekitar 25 meter yang begitu sempit sehingga penyelam tidak dapat berbalik arah saat melintas.

Berdasarkan keterangan pejabat setempat, ketujuh warga desa tersebut memasuki gua sekitar 19 hingga 20 Mei untuk mencari emas dan mineral lain. Namun hujan deras yang turun secara tiba-tiba memicu banjir bandang yang menutup akses keluar dan menjebak mereka jauh di dalam gua.

Seorang anggota kelompok kedelapan dilaporkan berhasil melarikan diri lebih awal sebelum banjir menutup jalur keluar. Orang tersebut kemudian memberi tahu pihak berwenang mengenai keberadaan rekan-rekannya yang masih tertinggal di dalam gua.

Saat ini, tim penyelamat tengah mempersiapkan operasi lanjutan untuk mencari dua korban yang masih hilang. Proses pencarian akan difokuskan sekitar 20 hingga 25 meter lebih dalam dari lokasi ditemukannya para penyintas sebelumnya. Namun tantangan besar masih dihadapi karena sebagian area pencarian tetap tergenang air.

Pemerintah daerah menyebut masyarakat di wilayah pegunungan terpencil Provinsi Xaisomboun memang kerap menggantungkan hidup dengan mencari emas secara tradisional di area gua-gua pegunungan, meskipun berbagai peringatan terkait bahaya aktivitas tersebut telah berulang kali disampaikan.

Hingga kini, operasi penyelamatan dan pencarian masih berlangsung dengan pengawasan ketat otoritas setempat dan dukungan penuh tim penyelam lintas negara.
[PusakoNews.com/red]

Space Available Lampung R9

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait

Excellent Aromatica R6

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews