KZB ArmyLook R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Putin-Xi Sepakat Perkuat Aliansi, Tapi Jalur Pipa Gas Belum Temui Titik Terang

Bilateral

"Pertemuan Xi dan Putin Berakhir Tanpa Kesepakatan Final Pipa Gas Strategis"

Rusia dan China Teken 20 Kesepakatan, Nasib Proyek Pipa Gas Masih Menggantung
Xi Jinping dan Putin Bertemu di Beijing, Proyek Pipa Gas Rusia-China Masih Buntu
Xi Jinping dan Putin Bertemu di Beijing, Proyek Pipa Gas Rusia-China Masih Buntu

Rangkuman Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Tiongkok Xi Jinping mengakhiri pertemuan strategis di Beijing dengan menandatangani lebih dari 20 kerja sama di bidang perdagangan, teknologi, dan geopolitik, termasuk deklarasi mengenai “tatanan dunia multipolar”. Meski demikian, kedua negara belum mencapai kesepakatan final terkait proyek jalur pipa gas alam Rusia-China yang telah tertunda selama bertahun-tahun. Rusia dan Tiongkok hanya menyebut telah memiliki “pemahaman umum” mengenai proyek tersebut, sementara Beijing tetap berhati-hati menjaga keseimbangan hubungan internasionalnya di tengah meningkatnya ketergantungan Moskow terhadap dukungan ekonomi dan teknologi dari China.

Sesuaikan Ukuran Baca
537
Pizza Leleh Keju - R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Beijing - Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Tiongkok Xi Jinping mengakhiri pertemuan bilateral di Beijing dengan menandatangani lebih dari 20 kesepakatan kerja sama di bidang perdagangan, teknologi, serta deklarasi bersama mengenai pembentukan “tatanan dunia multipolar”. Namun, pembicaraan kedua pemimpin belum menghasilkan rincian final terkait proyek jalur pipa gas alam strategis antara Rusia dan Tiongkok yang selama ini tertunda.


Seorang ajudan Presiden Putin menyebut kedua negara telah mencapai “pemahaman umum” mengenai proyek tersebut, meski belum ada kesepakatan teknis maupun komersial yang diumumkan secara resmi. Dalam pernyataan bersama yang dirilis usai pertemuan, Rusia dan Tiongkok menegaskan komitmen memperkuat kerja sama energi, termasuk pasokan gas Rusia ke pasar Tiongkok, namun tanpa menandai adanya terobosan besar dalam negosiasi proyek pipa gas yang telah dibahas selama bertahun-tahun.


Pertemuan ini mencerminkan semakin eratnya hubungan strategis Moskow dan Beijing di tengah dinamika geopolitik global. Rusia dinilai semakin membutuhkan dukungan ekonomi dan teknologi dari Tiongkok untuk menjaga stabilitas domestik dan keberlangsungan ekonominya di tengah tekanan Barat. Sementara itu, Beijing tetap berhati-hati dalam menjaga kedekatannya dengan Moskow agar tidak memicu dampak diplomatik yang lebih luas terhadap hubungan internasionalnya.

[PusakoNews.com/red]

iklan kzb

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait