Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Emmanuel Macron Sepakati Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia–Prancis

Dari Paris, Prabowo dan Macron Luncurkan Arah Baru Kemitraan Indonesia–Prancis
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan pertemuan empat mata dengan Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron, di Istana Élysée, Paris, pada Selasa, 14 April 2026.
©PusakoNews.com/red
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan pertemuan empat mata dengan Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron, di Istana Élysée, Paris, pada Selasa, 14 April 2026. ©PusakoNews.com/red
Sesuaikan Ukuran Baca
657

PusakoNews.com, Paris - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron menyepakati penguatan kemitraan strategis antara Indonesia dan Prancis dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Istana Élysée, Paris.


Pertemuan empat mata kedua kepala negara tersebut berlangsung hangat, produktif, dan konstruktif selama lebih dari dua jam. Diskusi keduanya menjadi bagian dari rangkaian lawatan luar negeri Presiden Prabowo ke sejumlah negara mitra strategis, termasuk Rusia dan Prancis.


Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama di berbagai sektor prioritas, antara lain energi, pendidikan, komunikasi digital, serta investasi jangka panjang yang saling menguntungkan bagi kedua negara.


Selain itu, kedua pemimpin juga menekankan pentingnya memperkuat hubungan strategis di tengah dinamika global yang terus berkembang, baik dari sisi geopolitik maupun ekonomi internasional.


Seskab Teddy menambahkan bahwa kedekatan hubungan personal antara Presiden Prabowo dan Presiden Macron turut menjadi faktor penting yang memperkuat kerja sama bilateral kedua negara. Hubungan tersebut telah terjalin sejak Presiden Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI dan terus berlanjut hingga saat ini.


Pertemuan ini dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat kemitraan strategis Indonesia–Prancis, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di berbagai bidang prioritas di masa mendatang.


Presiden Prabowo kemudian melanjutkan agenda lawatan luar negerinya sebelum kembali ke Tanah Air setelah rangkaian diplomasi strategis di Eropa selesai dilaksanakan.

[PusakoNews.com/BPMI Setpres]

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait