KZB ArmyLook R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Tentara Israel Cegat Armada Global Sumud, Ratusan Aktivis Termasuk WNI dan Dua Jurnalis Republika Ditahan

NewsFlash!

"Israel Cegat Armada Global Sumud, WNI dan 2 Jurnalis Republika Ikut Ditahan"

Breaking News: Tentara Israel Tangkap Aktivis WNI di Kapal Bantuan Gaza
Tentara Israel mencegat Global Sumud dan menangkap aktivisnya
Tentara Israel mencegat Global Sumud dan menangkap aktivisnya
Sesuaikan Ukuran Baca
533
Pizza Leleh Keju - R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Tel Aviv - Pasukan Israel dilaporkan mulai mencegat kapal-kapal bantuan kemanusiaan yang tergabung dalam armada Global Sumud Flotilla saat menuju Jalur Gaza, Senin (18/5/2026). Informasi tersebut disampaikan penyelenggara misi kemanusiaan melalui pernyataan resmi dan rekaman video dari sejumlah kapal.


Menurut laporan Al Jazeera, armada berada di perairan internasional sekitar 250 mil dari Gaza ketika pencegatan terjadi. Global Sumud menyebut personel militer Israel telah menaiki beberapa kapal di lepas pantai Siprus saat konvoi melanjutkan perjalanan menuju Gaza yang masih berada di bawah blokade.


Lebih dari 50 kapal diketahui berangkat dari Pelabuhan Marmaris, Turki, pekan lalu dalam misi internasional untuk menyalurkan bantuan sekaligus menentang blokade Israel terhadap wilayah Palestina tersebut.


Cabang Turki dari kampanye Global Sumud juga menyatakan kapal Munki mengalami intimidasi dan serangan jarak dekat dari kapal militer Israel. Dalam pernyataannya di platform X, mereka mengaku sempat kehilangan kontak dengan kapal tersebut.


Sementara itu, media Israel Yedioth Ahronoth melaporkan sekitar 100 aktivis yang berada di armada bantuan telah ditahan dan dipindahkan ke kapal angkatan laut Israel sebelum dibawa ke Pelabuhan Ashdod. Di antara mereka terdapat sejumlah warga negara Indonesia serta dua jurnalis Republika.


Hingga kini, laporan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen oleh Al Jazeera dan belum ada pernyataan resmi dari militer Israel terkait operasi pencegatan tersebut.

Tentara Israel Cegat Armada Global Sumud, Ratusan Aktivis Termasuk WNI dan Dua Jurnalis Republika Ditahan

Sebelum insiden terjadi, Kementerian Luar Negeri Israel telah memperingatkan armada agar menghentikan pelayaran dan segera berbalik arah. Media penyiaran publik Israel, Kan, juga melaporkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu diperkirakan memberi otorisasi kepada militer untuk mencegah armada mencapai Gaza serta menyita kapal-kapal yang mencoba menembus blokade laut.


Israel diketahui memberlakukan blokade terhadap Jalur Gaza sejak 2007 dengan alasan mencegah masuknya senjata kepada Hamas dan kelompok bersenjata lainnya. Namun, berbagai organisasi kemanusiaan dan kelompok hak asasi manusia terus mengecam kebijakan tersebut dan menilainya sebagai bentuk hukuman kolektif terhadap warga sipil Gaza.
[PusakoNews.com/red]

iklan kzb

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait