KZB ArmyLook R7

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Dikecam! Tentara Israel di Lebanon Menghancurkan Patung Yesus dengan Palu Godam

Geopolitics
Viral dan Kontroversial! Tentara Israel Dihukum Usai Rusak Patung Yesus
Kontroversi di Lebanon: Prajurit Israel Terekam Hancurkan Simbol Keagamaan
Kontroversi di Lebanon: Prajurit Israel Terekam Hancurkan Simbol Keagamaan
Sesuaikan Ukuran Baca
543
Pizza Leleh Keju - R5

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

PusakoNews.com, Lebanon - Sebuah insiden yang melibatkan prajurit militer Israel memicu kecaman internasional setelah beredarnya foto dan video yang menunjukkan aksi perusakan patung Yesus di sebuah desa Kristen di Lebanon selatan. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Debel, di tengah situasi konflik yang masih berlangsung antara Israel dan kelompok Hizbullah.


Militer Israel mengonfirmasi keaslian dokumentasi visual tersebut dan menyatakan bahwa tindakan prajurit yang terlibat bertentangan dengan nilai serta aturan yang berlaku di institusi militer. Dalam hasil penyelidikan internal, diketahui satu prajurit melakukan perusakan terhadap simbol keagamaan menggunakan alat berat, sementara prajurit lainnya mendokumentasikan kejadian tersebut. Beberapa personel lain yang berada di lokasi juga tidak melakukan pencegahan atau pelaporan.


Sebagai tindak lanjut, militer Israel menjatuhkan sanksi berupa pencopotan dari tugas tempur serta hukuman penahanan militer selama 30 hari kepada dua prajurit utama yang terlibat. Sementara itu, sejumlah personel lain masih menjalani proses pemeriksaan disipliner lebih lanjut.


Insiden ini menuai reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk pemimpin agama dan pejabat internasional, yang menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan. Pemerintah Israel, termasuk Perdana Menteri, turut menyampaikan kecaman dan menegaskan komitmen untuk menindak tegas pelanggaran serupa.


Sebagai bagian dari upaya pemulihan, militer Israel menyatakan telah berkoordinasi dengan komunitas setempat untuk mengganti patung yang dirusak. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus upaya meredakan ketegangan yang muncul akibat insiden tersebut.


Peristiwa ini terjadi di tengah kondisi keamanan yang masih belum stabil di wilayah Lebanon selatan, meskipun sempat diberlakukan gencatan senjata sementara. Ketegangan yang berkelanjutan di kawasan tersebut turut memperbesar sensitivitas terhadap isu-isu yang berkaitan dengan simbol keagamaan dan hubungan antar komunitas. 

[PusakoNews.com/red]

iklan kzb

Iklan ini ditayangkan oleh PusakoNews

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait