AS Konfirmasi Hilangnya Drone Pengintai MQ-4C Triton di Tengah Ketegangan dengan Iran

Drone Pengintai AS Senilai Ratusan Miliar Raib di Dekat Iran
Drone Pengintai MQ-4C Triton Milik AS.
©PusakoNews.com/red
Drone Pengintai MQ-4C Triton Milik AS. ©PusakoNews.com/red
Sesuaikan Ukuran Baca
712

PusakoNews.com, Washington - Komando Keamanan Angkatan Laut Amerika Serikat mengonfirmasi hilangnya satu unit drone pengintai jenis MQ-4C Triton pada 9 April. Insiden tersebut dikategorikan sebagai kecelakaan Kelas A, yakni kerugian material melebihi US$2 juta, tanpa adanya korban luka di pihak personel.


Lokasi pasti kejadian tidak diungkap ke publik dengan alasan keamanan operasional. Namun, data terakhir menunjukkan pesawat nirawak itu berada di wilayah udara internasional dan bergerak menuju kawasan Iran. Hingga kini, tidak terdapat bukti bahwa drone tersebut jatuh di wilayah kedaulatan Iran.


Drone bernilai sekitar US$238 juta atau setara Rp407 miliar itu tengah menjalankan misi pengawasan maritim di kawasan Teluk Persia, khususnya di sekitar Selat Hormuz. Laporan menyebutkan, pesawat tersebut tiba-tiba hilang dari sistem pelacakan penerbangan daring saat masih berada di udara.


Pesawat tanpa awak buatan Northrop Grumman tersebut sebelumnya lepas landas dari Pangkalan Udara Angkatan Laut Sigonella, Italia. MQ-4C Triton dikenal memiliki kemampuan terbang lebih dari 24 jam dengan ketinggian operasional mencapai 50.000 kaki.


Hingga saat ini, Angkatan Laut Amerika Serikat belum mengungkap penyebab pasti insiden maupun keberadaan puing-puing drone tersebut.


Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan dalam konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Sejak 28 Februari, sejumlah insiden serupa dilaporkan terjadi, termasuk hilangnya atau kerusakan berbagai aset udara militer seperti jet tempur dan drone.

[PusakoNews.com/red]

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait