PusakoNews.com, Brussel - Negara-negara Eropa mulai memperkuat skenario pertahanan kolektif tanpa ketergantungan penuh pada Amerika Serikat di dalam aliansi NATO. Langkah ini muncul sebagai respons atas meningkatnya ketidakpastian komitmen Washington terhadap keamanan kawasan, terutama di bawah dinamika politik terkini.
Sejumlah laporan menyebutkan bahwa negara-negara Eropa tengah menyusun rencana cadangan guna memastikan kemampuan mempertahankan diri jika Amerika Serikat mengurangi peran atau bahkan menarik diri dari NATO. Rencana tersebut tidak dimaksudkan untuk menggantikan NATO, melainkan untuk menjaga kesinambungan pertahanan dan stabilitas keamanan kawasan.
Inisiatif ini mengarah pada penguatan peran negara-negara Eropa dalam struktur komando dan operasional NATO, sekaligus meningkatkan kontribusi militer mereka untuk menutupi potensi kekosongan dukungan dari AS. Fokus utamanya adalah menjaga daya tangkal terhadap ancaman eksternal, khususnya dari Rusia, serta memastikan kesiapan operasional aliansi tetap terjaga.
Dukungan terhadap gagasan ini semakin menguat setelah Jerman—yang sebelumnya cenderung mengandalkan payung keamanan AS—mulai mengubah sikapnya. Perubahan posisi Berlin memberi dorongan signifikan bagi negara-negara lain di Eropa untuk mempertimbangkan kemandirian pertahanan yang lebih besar.









Komentar