PM Meloni Bela Paus Leo XIV, Hubungan Trump dengan Itali Makin Memanas!

Trump Murka! Meloni Bela Paus, Hubungan AS–Italia Retak?
Pemimpin Gereja Katolik, Paus Leo XIV.
©PusakoNews.com/red
Pemimpin Gereja Katolik, Paus Leo XIV. ©PusakoNews.com/red
Sesuaikan Ukuran Baca
585

PusakoNews.com, Washington - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan kritik tajam terhadap Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, menyusul sikap Meloni yang membela Paus Leo XIV dalam polemik terbaru yang melibatkan ketiganya.


Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam wawancara dengan media Italia, di mana ia mengaku kecewa terhadap Meloni dan meragukan ketegasannya. Ia menilai sikap Meloni berbeda dari yang selama ini ia kenal.


Sebelumnya, Meloni secara terbuka mengecam komentar Trump yang menyerang Paus Leo XIV. Ia menegaskan bahwa pernyataan Trump terhadap pemimpin Gereja Katolik tersebut tidak dapat diterima, terutama karena Paus dinilai memiliki kewajiban moral untuk menyerukan perdamaian.


Hubungan Trump dan Meloni yang sebelumnya dikenal dekat kini menunjukkan tanda-tanda keretakan. Meloni, yang sempat menjadi salah satu sekutu Eropa terdekat Trump, mulai mengambil jarak terutama setelah meningkatnya ketegangan geopolitik terkait konflik Iran.


Dalam responsnya, Trump juga mengkritik Meloni karena dianggap tidak mendukung kebijakan Amerika Serikat, termasuk terkait upaya membuka kembali jalur strategis Selat Hormuz yang terdampak konflik. Ia bahkan menuding Meloni tidak menunjukkan kepedulian terhadap ancaman nuklir Iran.


Di sisi lain, sejumlah pejabat Italia turut memberikan dukungan kepada Meloni. Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani, menegaskan bahwa Italia tetap menjadi sekutu Amerika Serikat, namun hubungan tersebut harus dibangun atas dasar saling menghormati. Ia juga menilai sikap Meloni dalam membela Paus mencerminkan pandangan mayoritas rakyat Italia.


Pernyataan keras Trump ini menandai perubahan signifikan dalam relasi politiknya dengan Meloni. Sebelumnya, Trump bahkan memuji Meloni sebagai pemimpin hebat dan menjadikannya salah satu figur Eropa yang hadir dalam pelantikannya pada 2025.


Ketegangan ini sekaligus memperpanjang konflik yang lebih luas antara Trump dan Paus Leo XIV, yang sebelumnya saling bersilang pendapat terkait isu perang dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat.

[PusakoNews.com/red]

Komentar

Bantu dukungan dengan kontribusi pemikiran melalui kolom komentar.
Belum ada komentar.

Berita Terkait